Minggu, 19 April 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

ODGJ Habisi Nyawa 5 Korban Sekaligus, Anak Korban Pembunuhan Di OKU Trauma Berat

kepri online
3 Desember 2021
di SERBA - SERBI
0
ODGJ Habisi Nyawa 5 Korban Sekaligus, Anak Korban Pembunuhan Di OKU Trauma Berat

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Anak-anak dari lima korban pembunuhan yang dilakukan Otori Effendi alias Sueb (25) di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mengalami trauma berat. Mereka kini mendapat pendampingan khusus dari psikolog dan Dinas Sosial setempat.

Kapolsek Peninjauan AKP Indra Wilis mengungkapkan, trauma paling berat dialami CL (17) dan CK (8), dua putri pasangan korban Endang (40) dan Erni (35).

Baca Juga

Pengamat Sosial Batam Menduga Ada Permintaan Upeti DiBalik Penyeludupan 73 Kontainer

Aksi OTT, KPK Tangkap Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Batam

5 Februari 2026
32
PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi

PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi

12 November 2025
22

Mereka menyaksikan secara langsung kedua orang tuanya tewas di tangan pelaku yang diduga sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Anak-anak korban masih trauma dan depresi. Mereka lebih suka berdiam diri di rumah, tidak mau komunikasi dengan orang sekitar,” ungkap Indra, Kamis (2/12).

Menurut Indra, butuh waktu untuk mengembalikan psikologis keduanya. Diperlukan pendampingan khusus dari ahlinya. Tim dari Dinas Sosial dan psikolog memantau mereka secara berkala hingga kembali normal.

“Masih terus dipantau perkembangan mereka, pendampingan dari psikolog dan keluarga sangat dibutuhkan, berangsur-angsur,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi kampung itu kini aman terkendali. Namun pihaknya masih melakukan pengamanan untuk mencegah terjadinya keributan susulan.

“Sejauh ini aman, belum ada gejolak baik dari warga maupun keluarga para korban untuk melakukan aksi balasan kepada keluarga pelaku,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, OKU, Sumsel, geger dengan pembunuhan terhadap lima korban sekaligus. Pelakunya tak lain adalah warga sekampung yang mengalami gangguan kejiwaan.

Pelaku bernama Otori Effendi alias Sueb (25). Dia telah diamankan di Mapolres OKU.

Sementara itu, korban tewas adalah Sari (45) yang mengalami luka robek bagian leher; Ikrom (48) yang mengalami luka tusuk di perut; Endang (40), mengalami luka tusuk di rahang, dada, dan lutut; Hendri Jaya (33) terkena tusukan di perut; dan Erni (35), mengalami luka tusuk di bokong, pinggang, dan lengan.

Peristiwa itu bermula saat pelaku mengendarai sepeda motor Honda CBR warna hitam nomor polisi B 6566 VMU lalu berhenti dan makan somai bersama korban Hendri Jaya di desanya, Jumat (26/11) sore. Tiba-tiba pelaku menusuk korban.

Selanjutnya korban kedua, yakni Ikhrom yang sedang melintas menggunakan sepeda motor berhenti setelah melihat keributan. Korban justru diserang pelaku hingga tewas di tempat.

Kemudian, pelaku menuju sumur dan bertemu dengan korban Erni yang sedang mengambil air. Tanpa banyak bicara, dia menusuk korban berkali-kali.

Melihat kejadian itu, korban keempat, Endang yang merupakan suami Erni, keluar rumah dengan maksud menyelamatkan istrinya.

Dengan beringas pelaku menyerang korban dengan pisaunya secara membabi-buta. Korban Endang juga tewas di tempat.

Korban terakhir, Sari, yang keluar rumah karena mendengar keributan langsung ditarik pelaku. Saat itu, pelaku menusuk dan menggorok leher korban.

Tanpa merasa bersalah dan seakan tak terjadi apa-apa, pelaku kembali ke rumahnya yang tak jauh dari TKP menggunakan sepeda motor. Tak lama kemudian, pelaku diamankan anggota polisi dibantu personel TNI di kediamannya.

Kasi Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal mengungkapkan, dari keterangan yang diperoleh, pelaku mengalami gangguan kejiwaan sejak lama. Sekitar satu tahun lamanya, pelaku tidak pernah keluar rumah.

Sehari sebelum kejadian, pelaku sempat memukul tetangganya, Suhadirman (53). Namun saat itu keluarga dan warga tidak menaruh curiga dan khawatir dengan aksi pelaku, sampai akhirnya dia membunuh 5 orang sekaligus. (SUMBER: MERDEKA.COM).

Tags: ODGJODGJ Habisi Nyawa 5 KorbanOKUSuebtrauma berat
Sebelumnya

2 WN Nigeria Tipu Wanita Batam Rp 300 Juta, Modus Kencan Online

Berikutnya

Kisah Scott Alfaz Si Pengidap HIV Kini Lulus S2 di Eropa dan Pendiri Hayvee

Berita Terkait

Pengamat Sosial Batam Menduga Ada Permintaan Upeti DiBalik Penyeludupan 73 Kontainer
SERBA - SERBI

Aksi OTT, KPK Tangkap Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Batam

5 Februari 2026
32
PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi
SERBA - SERBI

PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi

12 November 2025
22
Puluhan WBP Dinyatakan Lolos Tes Urine
SERBA - SERBI

Puluhan WBP Dinyatakan Lolos Tes Urine

6 November 2025
21

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Bripda Natanael Tewas di Asrama Polisi Polda Kepri, Diduga di Aniaya Senior

    Bripda Natanael Tewas di Asrama Polisi Polda Kepri, Diduga di Aniaya Senior

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jetty Teluk Paku Diperbaiki, PT KIC Optimistis Dongkrak Ekonomi dan Tarik Investor

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mantan Pekerja di Kawasan Industri Batam Bayu Suhendra Klaim Dipecat, Diduga Gara-Gara Melaksanakan Sholat Jumat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Telan DAK 9 Milyar Lebih, Ponton Pelabuhan KPK Tanpa Atap

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua DPD Perpat Batam Desak DPRD Panggil Perusahaan Terkait Dugaan PHK Usai Sholat Jumat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kalahkan Gaji ASN, Gaji Pegawai SPPG Mulai Rp100 Ribu per Hari hingga Rp6,5 Juta

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ratusan WNA China Diduga Bekerja Ilegal di Batam, Perusahaan Klaim Hanya Belasan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabrakan Maut di Batu Ampar Batam, Dua Pengendara Tewas di Tempat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kerusakan Mesin, Dua Nelayan Asal Karimun Hanyut Perairan Kukup Malaysia

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 15 Game Membangun Kota Terbaik di Hp Android

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.