KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Pembunuhan sadis menimpa seorang wanita bernama Tiurma boru Hasugian.
Menurut laporan, Tiurma boru Hasugian tewas ditikam teman sekamarnya.
Dari keterangan yang dihimpun, sebelum Tiurma boru Hasugian tewas ditikam, masyarakat yang ada di lokasi sempat mendengar suara teriakan minta tolong.
Kronologis Tiurma boru Hasugian tewas ditikam
Menurut informasi di lapangan, Tiurma boru Hasugian tewas ditikam pada Minggu (24/7/2022) dinihari.
Tiurma boru Hasugian tewas ditikam di Toserba Era 58 tempat kerjanya, yang ada di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Provinsi Riau.
Dari keterangan penjual pecel lele bernama Ican, sebelum dirinya tahu ada yang meninggal dunia, saksi mendengar teriakan dari ruko tempat tinggal korban, yang sekaligus dijadikan toserba.
Saat kejadian, Ican tengah menghitung uang dagangan.
Ican juga sempat melihat satu orang lompat dari lantai dua untuk melarikan diri.
“Orang-orang langsung berdatangan ke depan ruko membantu yang lompat itu,” ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com.
Awalnya, ia mengira ada maling begitu mendengar teriakan dari dalam ruko.
Ia menyebut masyarakat sekitar tampak bingung ketika hendak membantu korban, lantaran seluruh pintu dalam kondisi terkunci.
Namun, ada dua jendela di bagian atas ruko tampak terbuka.
Masyarakat sempat melihat para korban dalam kondisi terluka dari jendela yang terbuka.
“Mereka teriak ternyata minta tolong, awalnya kami kira mereka bergurau, ternyata mereka memang butuh bantuan,” ujarnya.
Senada disampaikan Agus.
Menurut Agus, selama ini para karyawan di toserba itu jarang bersosialisasi dengan masyarakat. Mereka hanya keluar ketika hendak berbelanja atau membeli makanan.
“Kalau mereka memang jarang berkomunikasi, mereka biasanya keluar kalau belanja saja,” paparnya.
Informasi dari masyarakat sekitar, polisi mulai berdatangan sekira pukul 02.00 WIB.
Mereka datang begitu mendengar laporan dari masyarakat.
Satu tewas dan empat terluka
Kapolsek Payung Sekaki, AKP Nursyafniati menyampaikan bahwa aksi tersebut diduga pembunuhan.
Ia juga menyampaikan bahwa ada lima orang yang jadi korban dalam kejadian tersebut. Satu korban meninggal dunia usai mendapat luka tusukan dari pelaku.
Pelaku langsung diamankan petugas usai kejadian
“Kita masih mendalami terkait kejadian ini, masih pendalaman. Nanti kita sampaikan,” paparnya.
Dirinya juga menyampaikan, bahwa perkara ini sudah dilimpahkan ke Sat Reskrim Polresta Pekanbaru.
Terkait kejadian itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan meminta waktu kepada awak media untuk memberikan keterangan.
Andrie menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.
Polresta berkordinasi dengan RS Bhayangkara.
“Kita mohon waktu, masih pendalaman dan kordinasi demgan pihak RS Bhayangkara,” paparnya. (SUMBER: TRIBUN-MEDAN.COM).






