KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – Ketua KNPI Provinsi Kepri Banjar Ahmad mengimbau kepada seluruh pasangan calon (paslon) kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kepri, agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dimainkan pihak tertentu dengan tujuan menciptakan kegaduhan. Hal ini dinilai penting, menjelang masa tenang Pilkada Serentak 2020 pada 6-8 Desember 2020.
“Bersama kita jaga marwah pilkada saat masa tenang nanti. Jangan cepat terprovokasi. Kita jaga suasana harmonis dan nyaman. Baik pasangan calon dan relawan bisa menghentikan seluruh aktivitas kampanye sesuai dengan aturan PKPU (peraturan Komisi Pemilihan Umum),” kata Banjar kepada keprionline, Sabtu (5/11/2020)
Sambungnya, begitu pun kampanye yang dilakukan melalui media sosial. Diharapkan semua pihak baik paslon maupun relawan, mampu menahan diri dan tidak terpancing dengan narasi yang bersifat propaganda.
“Jangan sampai ada yang terpancing dengan provokasi yang mengarah adu domba atau memecah belah persatuan menjelang pesta demokrasi di Provinsi Kepri dan Kota Batam ini” ucapnya
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memantau dan bersikap tegas terhadap konten-konten yang berdampak negatif terhadap keberlangsungan pilkada, tegasnya
“Kita dari KNPI Provinsi Kepri berharap tidak boleh ada kegiatan kampanye apapun selama masa tenang Pilkada Serentak 2020 ini, demi menjaga stabilitas”.
Kepada pemuda-pemudi yang berada di Provinsi Kepri maupun di Kota Batam dihimbau pada tanggal 9 Desember nanti gunakan hak pilih saudara-saudari, jangan sampai golput karna golput bukan pilihan, ujarnya.
“Tetap jaga stabilitas, KNPI Kepri akan mengawal Pilkada ini dari adanya politik uang, black campaign, dan yang pasti kita harus mensukseskan Pilkada ini berjalan dengan baik agar Pilkada ini menjadi hari yang berbahagia untuk semua orang, tutup Banjar.






