Keprionline.co.id, Batam – Mantan anggota DPRD Kota Batam periode 2009-2014, Rusmini Simorangkir mengakui keterwakilan perempuan di lembaga parlemen masih minim sementara keterwakilan perempuan memiliki perang penting dan strategis dalam mengakomodir kebijakan-kebijakan yang mendukung kepentingan perempuan dalam pembangunan.
Saya mendorong agar keterwakilan perempuan yang minimal 30 persen bukan hanya dipencalonan saja. Melainkan harus terealisasi dalam jumlah keterwakilan di parlemen.Perjuangan keterwakilan perempuan di Parlemen tidak bisa hanya disuarakan oleh segelintir perempuan saja. Namun perjuangan itu harus menjadi keresahan banyak perempuan yang lain.
“Tahun 2009 lalu kami cukup suara terbanyak dan pertama kali suara terbanyak tersebut keterwakilan perempuan. Itu luar biasa ada 10 anggota dewan yang dari kaum perempuan yang mengisi kursi palemen DPRD Kota Batam dan ini sangat luar biasa, dan kita berharap pada periode ini pemilihan parlemen 2024-2029 ini keterwakikan perempuan ini bisa terpennuhi, kata Rusmini Simorangkir kepada media keprionline.co.id, Senin ( 29/05/2023 ) . ( Gordon ).






