Keprionline.co.id, Lingga – Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Lingga berangkat menuju Arafah pada ba’da dzuhur waktu setempat (Waktu Arab Saudi), untuk selanjutnya melaksanakan wukuf, Senin (26/6/2023).
Wukuf di padang Arafah merupakan salah satu rukun haji dan menjadi sebuah inti dari proses ibadah haji dan wukuf membedakan haji dengan umrah. Waktu pelaksanaan wukuf di Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.
Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada hari Senin, 19 Juni 2023. Hal ini berdasarkan hasil sidang isbat yang dilakukan pada hari Minggu, (18/6/2023) waktu setempat.
Kepala Bidang Perlindungan Jemaah Haji (Kabid Linjam) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Harun Al Rasyid meminta selama di Arafah, jemaah haji Indonesia harus hafal betul lokasi tendanya masing-masing.
Sebisa mungkin jemaah tidak banyak melakukan pergerakan. Sebab di sana tendanya saling berdekatan dan bentuknya mirip. Sehingga jika tidak hafal, jemaah bisa lupa jalan kembali ke tempat menginap.
“Ketika itu sampai di Arafah saya mengimbau jemaah untuk tidak banyak melakukan pergerakan di Arafah karena di sana tendanya berdekatan sehingga harus dihafalin betul lokasi tenda masing-masing sehingga tidak menyulitkan jemaah ketika kembali seperti dari kamar mandi atau keluar untuk memenuhi kebutuhannya, maka hafalkan beful situasi dan kondisi yang ada di sekitaran Wukuf di Arafah,” kata Harun.
Dengan demikian, para jemaah haji akan melaksanakan wukuf di Arafah pada hari Selasa, 27 Juni 2023. (Boy)






