Rabu, 22 Juli 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Indonesia Diprediksi Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Pandemi

kepri online
29 Juli 2021
di SERBA - SERBI
0
Indonesia Diprediksi Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Pandemi

Sumber: detik.com

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Corona di Indonesia belum juga mereda. Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara terakhir yang keluar dari pandemi COVID-19.

Menurut pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman, kondisi ini bermula dari abainya pemerintah menangani persoalan kesehatan saat wabah COVID-19 pertama kali ditemukan. Alih-alih langsung menerapkan strategi pengendalian COVID-19 ketat seperti lockdown, pemerintah malah fokus menilai kebijakan apa yang tepat diambil.

Baca Juga

Bus Pariwisata Rombongan Jemaat Gereja Terguling di Pantai Melur Barelang, Diduga Akibat Rem Blong

Ansar dan BPKP Kepri Satu Visi, Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

20 Juni 2026
9
Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
44

Tidak mengutamakan persoalan kesehatan, melainkan sejumlah pertimbangan ekonomi hingga kepentingan politik.

Menjelang akhir tahun 2020, pemerintah juga dinilai tak kunjung mengambil strategi ketat pengendalian COVID-19, meskipun pilihan tersebut dinilai Dicky masih sangat mungkin diambil.

“Fokus kita di awal itu ketika kita bisa memilih antara ekonomi, kesehatan, dan politik, kita nggak milih kesehatan, kita milihnya bareng-bareng semua, itu saat itu padahal kita masih punya pilihan,” jelas dia saat dikonfirmasi detikcom Kamis (29/7/2021).

Pada akhirnya, usai satu setengah tahun lebih pandemi berjalan, COVID-19 di Indonesia belum juga tertangani. Misalnya, persoalan keterbatasan testing harian COVID-19 di tengah lonjakan kasus Corona.

Ahli menilai target testing pemerintah minimal 500 ribu per hari, sedangkan hingga Rabu (28/7/2021) total testing Corona harian masih di angka 200 ribu. Sulit untuk menjabarkan kondisi kasus COVID-19 yang sebenarnya, begitu pula dengan strategi penemuan kasus lebih awal untuk menekan laju penularan Corona semakin meluas.

“Sekarang kita sudah nggak bisa, nggak bisa kita pilih kesehatan, sudah nggak bisa, sudah sulit, akan berat, dan akan banyak tantangan karena masalahnya dampak perburukan di sektor ekonomi politik sudah besar,” tutur Dicky.

Sengkarut masalah tersebut juga dihadapkan dengan kenyataan Indonesia sebagai negara kepulauan. Pasalnya, jika strategi pengendalian COVID-19 seperti vaksinasi, masifnya testing dan tracing, hingga kedisiplinan protokol kesehatan di Jawa maupun luar pulau Jawa tak merata, Indonesia akan lebih lambat keluar dari krisis pandemi COVID-19.

“Akan ada variasi dari pola kurva pandemi kita, sekarang dikontribusi oleh Jawa, Bali, nanti kan Sumatera, Kalimantan dan sebagainya. Ini yang akan membuat prosesnya lama, kalau strateginya tidak merata sekarang,” sambung dia.

“Sekali lagi, kalau kita diperketat, ya kita sulit, nggak mungkin sekarang lockdown semua, karena sudah terlalu besar wilayahnya, besar ongkosnya, dan juga besar masalahnya,” jelas Dicky.

Dasar prediksi Indonesia menjadi salah satu negara terakhir yang keluar dari pandemi COVID-19 lagi-lagi ditegaskan Dicky karena lambannya penetapan strategi tegas pemerintah di awal pandemi. Jika diibaratkan perlombaan, kata dia, posisi Indonesia sudah berada di salah satu posisi paling belakang.

“Dasar Indonesia (negara terakhir keluar dari krisis pandemi), bukan Indonesia saja, ada banyak negara, dan ini karena satu tantangan terbesar kita adalah negara kepulauan, start kita itu terlambat, itu harus kita akui,” bebernya.

“Karena di awal, kita banyak berjibaku dengan strateginya sendiri, mulai firm ya menjelang pertengahan tahun lalu, itu saja sudah membuat kita terlambat sebulan, atau dua bulan, beberapa hari saja sudah bermakna itu atau beberapa minggu, tapi kita sudah lebih dari sebulan karena penyangkalan dan sebagainya,” pungkasnya.

(Sumber: detik.com)

Tags: CoronaCorona IndonesiaCovid 19Covid-19 IndonesiaKrisis PandemiPositif Covid-19
Sebelumnya

Jenazah Pedagang Pasar Induk Jodoh Diarak ke Kantor Pemko Batam

Berikutnya

Tokoh Papua: Jangan Mau Diprovokasi karena Peristiwa Ini

Berita Terkait

Bus Pariwisata Rombongan Jemaat Gereja Terguling di Pantai Melur Barelang, Diduga Akibat Rem Blong
SERBA - SERBI

Ansar dan BPKP Kepri Satu Visi, Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

20 Juni 2026
9
Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan
SERBA - SERBI

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
44
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua
BATAM

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
45

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • TNI AL Gagalkan Penyeludupan Pasir Timah Seberat 1,9 Ton, Lima  Orang Diamankan

    TNI AL Gagalkan Penyeludupan Pasir Timah Seberat 1,9 Ton, Lima Orang Diamankan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pemprov Kepri Gelar Nobar Final Piala Dunia FIFA 2026 di Taman Gurindam

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Gubernur Ansar Ajukan Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah, Perkuat Tata Kelola Aset Kepri

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pemprov Kepri Dorong Percepatan Penanganan 207 Titik Blankspot, BNPP Siap Tindak Lanjuti

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pemprov Kepri Fasilitasi Kepulangan Dua Nelayan Bintan Usai Jalani Proses Hukum di Malaysia

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Carolein Parewang Terdakwa Kasus Penggelapan Mobil Rental Pukul Ponsel Wartawan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset Yayasan Isenabasa Barelang Diduga Beralih, Tim Peduli Isenabasa Dibentuk untuk Mengusut Dugaan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pimpin Kamis Bersih, Gubernur Ansar Ajak Masyarakat Jadikan Gotong Royong sebagai Budaya

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.