KEPRIONLINE.COM,KARIMUN – Dua orang Anak Buah Kapal ( ABK ) ikan bernama Lu Qing Yuanyu melarikan diri dengan cara melompat kelaut karena tahan mendapatkan penyiksaan saat bekerja
Dua ABK kapal ini bernama Andri Juniansyah (30) asal Sumbawa,Nusa Tenggara Barat ( NTB ),Reynalfi (22) asal Pematang Siantar, Sumatera Utara yang ditemukan nelayan Karimun terombang ambing di perairan Ship To Ship Karimun oleh nelayan Karimun,Sabtu ( 6/6/2020).
Kapolres Karimun,AKBP Muhammad Adenan mengatakan, keterangan dua ABK kapal ikan Lu Qing Yuanyu akan kita kembangkan dengan berkoordinasi dengan TNI AL.
Berdasarkan keterangan kedua ABK kapal ikan ini,masih ada 12 warga indonesia di dalam kapal yang setiap hari mendapatkan perlakuan yang tidak wajar dan manusiawi.
Jadi 2 ABK kapal ini merupakan korban human trafficking dan akan kita telusuri bekerjasama dengan lembaga pemerintah lainya,kata Kapolres Karimun,AKBP Muhammad Adenan.
Salah satu ABK kapal Ikan,Reynalfi mengatakan, saat ini masih ada 12 ABK asal indonesia disana dan mereka pesankan kepada kami,kalau selamat sampaikan kepada pemerintah indonesia kondisi kami disini biar kami diselamatkan,kata Reynalfi saat ekspos di Mapolsek Tebing,Sabtu ( 6/6/2020 ). ( KEPRIONLINE.COM KARIMUN / JANTUA DOLOK 1000).






