KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Peristiwa sadis yang menimpa Muhammad Fais Alviano, bayi yang berusia 18 bulan, tewas ditangan ayah tirinya, Kamis(22/12/2022) pagi. Kejadian ini terjadi di dusun Lebak Jaya RT 11/03 Desa Sukamaju, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
MFA ditinggal ibu kandungnya Yeyen Lisnawati (30) selama 15 menit ke warung untuk membeli cat rambut. Ia menitipkan anaknya ke suami yang baru saja dinikahinya selama 3 bulan.
“Saat kejadian saya sedang pergi ke warung untuk membeli cat rambut,” ujar Yeyen, seperti dikutip dari tauberita.
Selepas pulang dari warung selama 15 menit, Yeyen melihat anakanya dalam keadaan lemas diatas Kasur.
“Saya kaget liat kondisi anak saya dalam keadaan lemas di Kasur, padahal sebelumnya saat ditinggal pergi ke warung tak apa-apa,” ujarnya.
Lantas, ia pun menanyakan kepada suaminya, namun sayangnya, jawaban yang diterimanya tidak sesuai dengan harapan.
“Anak kamu itu buang air besar di kasur, bersihkan sana, saya mau telpon ibu saya yang ada di Arab,” ucapnya sambil menirukan kata-kata pelaku.
“Kemudian suami saya pergi menggunakan sepeda motor dan tidak kembali lagi hingga sekarang,” imbuhnya.
Tak berpikir panjang, Yeyen langsung membawa MFA ke bidan desa, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit PMC Pamanukan. Namun, nyawa MFA tak tertolong.
“Anak saya meninggal saat akan dibawa ke Rumah Sakit, saat ini sedang diotopsi di RS Bhayangkara Indramayu, untuk mengetahui penyebab kematian anak saya,” tuturnya.
Ia menduga anaknya meninggal, akibat ulah suaminya, ia merasa suaminya menceburkan kepala anaknya ke dalam bak mandi sampai kehabisan nafas.
Peristiwa yang menimpa bayinya, sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Peristiwa ini sudah saya laporkan ke Polsek Pamanukan dan saat ini Polisi sedang memburu suami saya,” tegasnya
Sementara itu, Kepala unit Reskrim Polsek Pamanukan Ipda Tono Hendramotko membenarkan peristiwa tersebut dan sudah menerima laporan dari ibu korban.
“Setelah menerima laporan, kita langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan dan mengejar suami korban diduga pelaku yang menghabisi nyawa balita tak berdosa tersebut,” ucapnya.
Sementara hingga berita ini di tulis, polisi masih menunggu hasil otopsi pihak Rumah Sakit, terkait penyebab kematian korban balita tak berdosa tersebut. (KEPRIONLINE.CO.ID).






