KEPRIONLINE CO ID, NASIONAL PASAMAN -Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman mengusulkan Kementerian kesehatan agar mendapat bantuan Untuk melengkapi kebutuhan bahan medis habis pakai berbentuk Baju, Alat Pengaman Diri (APD), sebanyak 12.600 potong .
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman melalui Kasi Surveilans dan Penanganan Krisis Penyakit, NS Silviani Kep mengatakan, Selain baju APD, kita juga mengusulkan Masker N 95, 25.000 potong,masker bedah 50.000 potong, Sepatu Boot 12.600 Pasang, Sarung Tangan Non Steril 50.000 pasang, Sarung Tangan Steril 25.000 pasang, Sarung Tangan Panjang Obgyn 15.000 pasang dan Kaca mata Gogle 12.600 buah
Alat Pengaman Diri yang sudah diusulkan nantinya akan dipergunakan untuk kebutuhan 16 titik Puskesmas, dan 3 rumah sakit di Kabupaten Pasaman.
Masing – masing Puskesmas diperkirakan terdapat 2 orang pasien dan setiap rumah sakit diperkirakan 5 orang pasien. sedang Alat Pengaman Diri tersebut hanya untuk satu kali pakai dan harus dimusnahkan, dengan itu kita usulkan cukup banyak,kata
Kasi Surveilans dan Penanganan Krisis Penyakit, NS Silviani Kep.
Sementara Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Arma Putra, mengajak semua masyarakat untuk melakukan pengamatan terhadap pelaku yang datang dari negara terjangkit dengan melapor kepada petugas Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman. Karena masyarakat setempat biasanya lebih pahan dengan apa yang terjadi pada daerahnya,kata Arma Putra.
Diketahui sejak 31 Desember 2019 telah dilaporkan adanya kasus pneumonia berat yang berawal dari kota Wuhan Propinsi Hubei, Republik Rakyat Tinongkok, yang menginfeksi puluhan otang di kota tersebut, sampai terjadinya kematian dan dapat menular antar manusia dengan itu perlu dilakukan tindakan kewaspadaan, kesiapsiagaan dengan memgambil langkah- langkah deteksi dini dan pencegahan. ( KEPRIONLINE CO ID NASIONAL SUMBAR PASAMAN / F23 ).






