KEPRIONLINE.CO.ID, NATUNA – Bupati Natuna Hamid Rizal menghadiri acara Rapat Koordinasi Penyerahan Penetapan Kebutuhan Formasi dan Hasil Seleksi Kompetensi Dasa (SKD) Guru Garis Depan 2016, di Hotel Graind Sahid Jakarta, Jumat (16/06).
Rapat koordinasi yang di selenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut berlangsung selama dua hari, terhitung dari Jumat dan Sabtu.
Kemendikbud, di wakili sekjen Pendidikan Didik Suhardi mengatakan perkerjaan tentang guru garis terdepan (GGD) sudah selesai dari tahun 2016 lalu. Hanya saja terkendala monotarium, Alhamdulillah degan kerja sama Menteri Aparatur Negara (Menpan), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Menteri Keuangan (Menkeu) akhirnya terealisasi.
“Semoga dengan program ini, dapat membantu siswa-siswa yang terletak Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T) mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik.”Kata Didik.
“Pemerintah pusat dan daerah harus dapat saling membantu dalam menjaga konsistensi peserta program GGD,” ujar.
Dalam rakor yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut, Didik Suhardi berharap agar para guru yang berada di berbagai daerah di Indonesia dapat berperan dalam mengembangkan sektor pendidikan di tempat mereka mengabdi. Ia berharap para peserta program ini dapat istiqomah di daerahnya masing-masing.
“Kami harapkan bantuan dari bapak ibu Bupati, Walikota dapat membantu guru guru yang di distribusikan ke daerah, agar betah di daerah tujuan. Dan semoga mereka bisa bermanfaat bagi daerah Kabupaten dan Kota dimana mereka ditugaskan di Indonesia dan dapat cepat bisa membaur dengan masyarakat setempat dan menjadi bagian dari masyarakat.”Harap Suhardi.
Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan, rapat koordinasi tersebut penyampaian telah selesainya Pemberkasan sebanyak 6.926 orang tenaga guru dan siap di distribusikan ke 93 Kabupaten dan Kota di Indonesia.
“Untuk SK Tanggal Mulai Tugas (TMT) tertanggal 1 Agustus 2017,”ujan Hamid. ()
Bupati Natuna Harapkan Pelajar Di Daerah Tertinggal Dapat Rasakan Kwalitas Pendidikan
KEPRIONLINE.CO.ID, NATUNA – Bupati Natuna Hamid Rizal menghadiri acara Rapat Koordinasi Penyerahan Penetapan Kebutuhan Formasi dan Hasil Seleksi Kompetensi Dasa (SKD) Guru Garis Depan 2016, di Hotel Graind Sahid Jakarta, Jumat (16/06).
Rapat koordinasi yang di selenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut berlangsung selama dua hari, terhitung dari Jumat dan Sabtu.
Kemendikbud, di wakili sekjen Pendidikan Didik Suhardi mengatakan perkerjaan tentang guru garis terdepan (GGD) sudah selesai dari tahun 2016 lalu. Hanya saja terkendala monotarium, Alhamdulillah degan kerja sama Menteri Aparatur Negara (Menpan), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Menteri Keuangan (Menkeu) akhirnya terealisasi.
“Semoga dengan program ini, dapat membantu siswa-siswa yang terletak Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T) mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik.”Kata Didik.
“Pemerintah pusat dan daerah harus dapat saling membantu dalam menjaga konsistensi peserta program GGD,” ujar.
Dalam rakor yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut, Didik Suhardi berharap agar para guru yang berada di berbagai daerah di Indonesia dapat berperan dalam mengembangkan sektor pendidikan di tempat mereka mengabdi. Ia berharap para peserta program ini dapat istiqomah di daerahnya masing-masing.
“Kami harapkan bantuan dari bapak ibu Bupati, Walikota dapat membantu guru guru yang di distribusikan ke daerah, agar betah di daerah tujuan. Dan semoga mereka bisa bermanfaat bagi daerah Kabupaten dan Kota dimana mereka ditugaskan di Indonesia dan dapat cepat bisa membaur dengan masyarakat setempat dan menjadi bagian dari masyarakat.”Harap Suhardi.
Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan, rapat koordinasi tersebut penyampaian telah selesainya Pemberkasan sebanyak 6.926 orang tenaga guru dan siap di distribusikan ke 93 Kabupaten dan Kota di Indonesia.
“Untuk SK Tanggal Mulai Tugas (TMT) tertanggal 1 Agustus 2017,”ujan Hamid.(KO \ RED \ 22 ~ NATUNA ).





