KEPRIONLINE.CO.ID, KARIMUN – Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si menjelaskan, mulai November 2023 tidak ada lagi pegawai honor maupun pegawai insentif, namun digantikan dengan P3K melalui seleksi yang ketat.
“Apabila 4000 orang ini tidak lulus seleksi, tentu akan menjadi beban bagi pemerintah dan akan menjadi pengangguran,” pungkasnya.
“Nanti rekrutmen dilakukan dengan out sourcing, dan outsourcing ini menjadi beban, karena gajinya harus sesuai dengan UMK. Tentunya hal ini menjadi beban bagi APBD kita,” papar Rafiq.
“Oleh karena itu, sampaikan kepada masyarakat dan keluarga, kami sudah memprogramkan pelatihan ketenagakerjaan dan sudah 425 orang yang sudah kita latih. Mudah-mudahan mereka dapat ikut pelatihan dan mendapatkan sertifikat, sehingga bisa berkerja”. Harap Rafiq
Penghapusan tenaga honorer dan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Karimun, saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Sub Bagian (Kasubid) Pengadaan dan Pemberhentian ASN BKPSDM Kabupaten Karimun Wage Rino saat di jumpai Media ini Di Kantornya, Selasa (07/06) pukul 14.00 Wib.
“Namun untuk para guru sudah ada keluar PermenPAN-RB, telah diseleksi berdasarkan kategori yang sudah diatur. Sedangkan untuk pegawai kontrak di Kabupaten Karimun yang belum mengikuti ujian calon P3K sebanyak 2.516 orang,” ungkap wage.
Dijelaskan Wage, untuk pegawai insentif yang yang diangkat oleh masing-masing OPD, direncanakan akan dilakukan pendataan mulai minggu depan.
“Ini merupakan langkah awal dan inisiatif kita, jika diminta datanya oleh Pemerintah Pusat, tentu kita sudah punya datanya, siapa tahu mereka bisa ikut juga dalam CP3K,” terangnya.
“Para guru yang telah lulus dalam CP3K kemarin sebanyak 366 orang, dan direncanakan akan diserahkan SK P3K nya pada hari kamis,” ucap Wage.
“Kita berharap agar para pegawai kontrak semuanya dapat diangkat menjadi P3k, karena kita membutuhkan mereka juga dalam menjalankan roda pemerintahan dan dunia pendidikan, apalagi untuk di pulau terluar,” katanya.
“Diharapkan juga, untuk pegawai kontrak yang telah memenuhi persyaratan agar mengikuti dan lulus dalam seleksi CP3K,” tuturnya.(KEPRIONLINE.CO.ID KARIMUN / KR)






