Keprionline.co.id, Karimun – Distribusi air bersih di Pulau Kundur terganggu akibat waduk Desa Lubuk mengalami kekeringan. Debit air di waduk milik PT Tirta Karimun cabang Tanjungbatu, Kundur terus menyusut hal ini disebabkan intensitas curah hujan rendah di daerah tersebut.
”Gangguan yang kami alami bukan karena mesin rusak atau hal lain. Tapi karena waduk yang mengalami kekeringan,” terang Kepala Cabang Tirta Karimun, Kundur, Zulkarnaen.
Zulkarnaen juga berharap hujan segera turun agar mampu membalikkan keadaan kembali normal
“Di kundur yang susutnya cukup jauh. Mudah-mudahan intensitas hujan segera turun dan kembali normal,” pungkasnya.
Berbeda debit waduk air baku PDAM Tirta Karimun sampai saat ini masih dalam kondisi aman.
“Alhamdulillah, air baku waduk tersedia di Sei Bati masih cukup baik,” ujar Direktur PDAM Tirta Karimun Herry Budiarto, Jumat (3/11/2023).
Kendati aman namun jika intensitas hujan tidak teratur maka ada kemungkinan akan mengalami penyusutan dari sebelumnya.
“Saat ini memang susut sekitar dua meter. Semoga intensitas hujan segera turun, maka bisa kembali normal,” jelasnya. (Red)






