Minggu, 13 September 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Bapak Dan Anaknya Duel Lawan 2 Pemuda Di Belakang Pasar Sampai Nyawa Melayang, Dipicu Tatapan Sinis

kepri online
9 April 2022
di SERBA - SERBI
0
Bapak Dan Anaknya Duel Lawan 2 Pemuda Di Belakang Pasar Sampai Nyawa Melayang, Dipicu Tatapan Sinis

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Duel maut dua lawan dua gegara saling tatap terjadi di Pasar Ramadan di Lahat, Sumatera Selatan.

Perkelahian yang dipicu persoalan sepele tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan dan dua korban luka berat.

Baca Juga

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
9

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
13

Saat itu Sumardi (56) dan anaknya Muhammad Repson (17) berada di Pasar Ramadan Desa Jarai Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat.

Di waktu yang sama Joni Kurniawan (23) bersama Kelvin Saputra (20) berada di lokasi.

Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasubsi Humas Penmas Aiptu Lispono mengatakan peristiwa pembunuhan terjadi Kamis (7/4/2022) sekira pukul 17.00 WIB.

Saat itu terjadi saling jelit atau tatap mata sinis) antara M Respon dengan terduga pelaku Joni Kurniawan.

Terjadi adu mulut antara Sumardi dan M Respon dengan Joni Kurniawan dan Kelvin. Dari itu, diduga pelaku kemudian menantang berkelahi. M Respon pun kemudian merespon tantangan tersebut.

Namun, karena saat terjadi aksi saling tantang berada di Pasar, M Respon kemudian mengajak diduga pelaku berkelahi di belakang pasar.

“Mereka ini lalu pergi ke belakang pasar untuk berduel. Kedua diduga pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menyerang kedua korban. Sumardi yang juga membawa senjata tajam tak mau kalah. Sementara Respon hanya dengan tangan kosong mendapat beberapa kali tikaman dan berupaya melarikan diri,”samai Lispono, Jumat (8/4/2022).

Dikatakan Lispono, berdasarkan keterangan Nophari Julagis, menantu dari korban Sumardi, mengatakan ia mengetahui peristiwa itu bermula saat ibu mertuanya Erni Asmawati pulang diantar bernama MO (nama panggilan) dengan keadaan lemas memintanya mencari adik iparnya M Respon dan mertuanya Sumardi ke Pasar Jarai bersama MO dan melihat ayah mertua dan adik sudah tidak ada lagi.

“Saat itu, kami sudah tahu jika mereka terlibat perkelahian dan mendapat kabar kalau adik ipar terluka dan sudah dibawa ke RSUD Besemah Pagar Alam,”ujarnya.

Dikatakan Lispono, akibat perkelahian itu, Muhammad Repson mengalami satu luka tusuk di dada kanan, satu luka tusuk dibawah ketiak sebelah kiri, satu luka tusuk di lengan sebelah kiri dan kini masih dirawat di RSUD Besemah Kota Pagar Alam.

Sementara, ayahnya Sumardi mengalami satu luka tusuk di lengan kiri, satu luka tusuk di bahu sebelah kiri, satu luka tusuk diperut sebelah kiri, luka lecet dikaki kiri dan meninggal dunia.

“Untuk diduga pelaku Joni Kurniawan mengalami satu luka tusuk di perut sebelah kiri, dan satu luka lecet di sebelah kiri. Sementara Kelvin Saputra saat iniasih dalam pemgejaran petugas karena pada saat kejadian melarikan diri, “ujarnya.

Barang bukti yang diamankan satu buah pisau dengan gagang kayu warna coklat berikut sarung pisau warna coklat terbuat dari kulit.

Celana panjang jenis jins warna biru muda, baju kaos berkera warna merah, baju Kaos warna merah, putih, Biru tua dn aket kaos jenis switer warna biru muda.

Sempat Kabur Usai Duel Maut

Satu lagi tersangka pembunuhan di Jarai Lahat diamankan, sempat kabur usai duel maut 2 lawan 2.

Tersangka yang diamankan bernama Kelvin Saputra (20) warga Jalan Baru Bendo Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), akhirnya berhasil dibekuk tim jaran Polsek Jarai.

Sedangkan rekannya bernama Joni Kurniawan (23) warga Desa Muara Tawi Kecamatam Jarai, Kabupaten Lahat sudah lebih dulu ditangkap. Karena luka yang dideritanya pelaku masih menjalani perawatan di RSUD Besemah.

Informasi dihimpun, peristiwa duel 2 lawan 2 mengakibatkan tewasnya seorang pria paruh baya bernama Sumardi (56) terjadi di Pasar Ramadan Desa Jarai Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, Kamis (7/4/2022) sekira pukul 17.00 wib

“Ya dalam peristiwa dlperkelahian kemarin ada dua diduga pelaku. Pelaku Joni Kurniawan (23) warga Desa Muara Tawi Kecamatam Jarai, Kabupaten Lahat saat ini masih dirawat di RSUD Besah. Sementara, Kelvin yang sebelumnya sempat kabur sudah berhasil dibekuk, “tegas Kapolres Lahat, AKBP Eko Sumaryanto, SIK melalui Kapolsek Jarai Iptu Indra Gunawan didamping Kasubsi Penmas Humas Polrea Lahat, Aiptu Lispono, SH, Jumat (8/4/2022).

Hingga kini, petugas sendiri masih memintai keterangan terhadap diduga pelaku. Sementara, pelaku Joni belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat intensif. Begitu juga dengan korban Respon. Sementara, untuk korban Sumardi jenazahnya sudah dibawa keluarga.

Tanggapan kriminolog

Kriminolog dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (Stihpada) Palembang Dr Derry Angling Kesuma. SH. M. Hum menilai membawa sajam saat bepergian masih menjadi budaya.

Pasalnya dibeberapa daerah di Sumsel, untuk membawa senjata tajam dan terlihat jago masih terjadi, meskipun hanya masalah sepele.

“Di daerah- daerah tertentu, dahulu kala penduduk sering membawa senjata tajam dikarenakan di daerah tersebut memang masih banyak hewan buas, jadi dikhususkan untuk melindungi diri. Saat ini budaya membawa senjata tajam (Sajam) masih sering terjadi, padahal hewan buas sudah tidak ada lagi, apalagi di tengah keramaian”, katanya, Jumat (8/4/2022).

Diungkapkan Derry, masyarakat tertentu merasa gagah ketika membawa sajam, padahal dengan senjata di badan, bisa menimbulkan tindak pidana.

“Kita akan mudah merasa panas hati, mudah tersinggung, dan temperamen, karena merasa gagah dan hebat dan terlindungi dengan senjata di badan. Yang harus kita lakukan adalah dengan menekankan bahwa membawa sajam bukanlah budaya kita, apalagi saat ini, bahwa bisa mendapatkan sanksi karena sajam tersebut, dan ada aturan yang dilanggar”, paparnya.

Disisi lain, Dosen serta Kaprodi S1 di Stihpada ini, adanya perkelahian atau duel, baik tanding atau secara bersama-sama atau keroyokan dapat menghilangkan nyawa orang lain jelas dapat di pidana.

“Kalau melihat Pasal 184 ayat 4 dan Pasal 185 KUHP, maka perkelahian tanding bukan termasuk dalam kategori pembunuhan, karena salah satu unsur tidak terpenuhi, yaitu tidak ada niat untuk membunuh atau menghilangkan nyawa orang lain. Tetapi kemudian berakibat hilangnya nyawa seseorang,” paparnya.

Jikalau melihat kasus tersebut, masing- masing pihak membawa senjata tajam, sehingga unsur niat sudah terpenuhi, maka dari itu si pelaku dapat dikenakan Pasal 338 KUHP.

“Yaitu, barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,” pungkasnya. (SUMBER: TRIBUNPEKANBARU.COM).

Tags: duel mautKasubsi Humas Penmas Aiptu LisponoPasar RamadanPerkelahian
Sebelumnya

Pemuda Katolik Kepri sambangi Kantor Perwakilan Ombudsman Kepri

Berikutnya

Tragedi Aborsi Di Kepahiang, Perempuan Muda Tewas, Pacar Dan ASN RSUD Jadi Tersangka

Berita Terkait

SERBA - SERBI

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
9
SERBA - SERBI

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
13
SERBA - SERBI

Slottio Online Casino – Fun en Fast-Track pour le Joueur à Pulsation Rapide

4 September 2026
8

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tim Penduli Lahan Isenabasa Temukan Kejanggalan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua DPD GERAK Karimun Mecky Berikan Solusi Parkir Harus Bentuk BUMD 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Video Seks Mirip Gisel Viral, Ahli Telematika Roy Suryo Sebut Bentuk Pipi Pelaku Beda

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 12 Ilmuwan Indonesia yang Penemuannya Diakui Dunia, Pelajar Harus Tahu!

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kesal Tak Diajak Berhubungan Badan, Tante Di Riau Ajak Keponakan Dan Suami Main Bertiga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 20 LC Ditolak Bekerja di KTV, dan Ini Peran Pelaku Pembunuhan Dwi Putri Aprilian

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Senangkan Hati Suami Mandul, Diam-Diam Istri Paksa Pria Lain Tidur Di Hotel Agar Bisa Hamil

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Usianya Masih 12 Tahun, 3 Siswi SMP Ini Nekat Open BO

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.