KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Seorang ayah perkosa anak kandung berkali – kali hingga hamil. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.
Effendi (43) sanggup memperkosa anak kandungnya EL (16) hingga hamil tujuh bulan.
Saat dikonfirmasi, AKBP Wahyu Istanto Bram Widarso membenarkan adanya peristiwa ini terjadi.
Kasus ini bisa terungkap karena adanya pengaduan dari ibu kandung korban.
“Kita mendapatkan laporan dari ibu kandungnya, bahwa anaknya sudah hamil dan ternyata dihamili oleh ayahnya sendiri,” ujar Wahyu Istanto.
“Pelaku yang tega melakukan pemerkosaan terhadap korban, dilakukannya berulang kali sejak april yang lalu. Tersangka juga mengancam, akan memperkosa adik kandung korban, jika tidak mau melakukannya,” ungkap Kapolres Bungo, AKBP Wahyu Istanto Bram Widarso, Jumat (07/10/22).
Bram menceritakan terungkapnya aksi bejat pelaku, saat korban memberitahu kepada Ibu korban, karena mengalami sakit dibagian perutnya.
Sehingga, merasa khawatir dengan kondisi sang anak, ibu korban membawa anaknya berobat kesebuah praktek swasta.
“Ibu korban mengetahui kejadian ini, saat korban mengeluh kepada ibunya, karena perutnya sakit. Saat dibawa ke tempat salah satu praktek, korban diketahui oleh dokter sedang hamil selama 21 Minggu,” terang Bram.
Saat ditanya, korban menolak dan hanya bisa menangis di depan ibunya, karena takut saat pelaku yang merupakan ayah kandung korban, sedang berada disampingnya.
Korban pun akhirnya mengaku kepada ibunya bahwa yang menghamilinya adalah sang ayah. Mengetahui hal tersebut, sang ibu pun marah dan membuat laporan ke polisi.
“Setelah tahu pelakunya adalah suaminya atau bapak kandung korban sendiri, Ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polisi,” katanya.
Kapolres menuturkan, setelah mengetahui dirinya dilaporkan oleh Istrinya ke Polisi, pelaku langsung melarikan diri ke wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara, karena takut ditangkap oleh petugas.
“Pelaku sempat kabur ke wilayah Sumatera Utara, setelah mengetahui dilaporkan oleh istrinya sendiri ke unit PPA Polres Bungo,” tuturnya.
Saat ditangkap, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena sempat melakukan perlawanan terhadap petugas saat hendak ditangkap. (KEPRIONLINE.CO.ID).






