Keprionline.co.id, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi investasi berbasis prinsip syariah melalui inovasi digital. Upaya terbaru diwujudkan dengan menghadirkan mode syariah pada aplikasi IDX Mobile guna mempermudah masyarakat mengakses informasi pasar modal syariah secara terintegrasi.
Peluncuran fitur tersebut dilaksanakan di Main Hall BEI, Jakarta, dan dibuka oleh Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik. Ia menegaskan bahwa kehadiran mode syariah merupakan bagian dari komitmen BEI dalam menyediakan akses investasi yang transparan dan sesuai prinsip syariah.
Menurut Jeffrey, perkembangan pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Hingga 4 Maret 2026, jumlah saham syariah mencapai 672 saham atau sekitar 70 persen dari total saham yang tercatat di bursa. Sementara itu, kapitalisasi pasar saham syariah dalam Indeks Saham Syariah Indonesia telah mencapai sekitar 56 persen dari total kapitalisasi pasar.
Pertumbuhan signifikan juga terlihat dari jumlah investor syariah. Berdasarkan data Anggota Bursa penyedia Sharia Online Trading System (AB-SOTS), jumlah investor meningkat dari sekitar 85 ribu pada 2020 menjadi lebih dari 219 ribu investor pada awal 2026.
“Tren ini menunjukkan minat masyarakat terhadap investasi syariah semakin tinggi,” ujar Jeffrey.
Ia juga menambahkan bahwa posisi Indonesia dalam industri keuangan syariah global semakin kuat, setelah meraih penghargaan Global Islamic Finance Awards Championship Award for Islamic Capital Market pada 2025.
Mode syariah pada IDX Mobile hadir dengan berbagai fitur unggulan, seperti Sharia Equity Market, Sukuk Market, Sharia Virtual Trading, Sharia Education Portal, serta Fatwa & Regulation. Fitur-fitur tersebut memungkinkan pengguna mengakses informasi saham syariah dan sukuk, melakukan simulasi transaksi berbasis data real-time, hingga mempelajari edukasi dan regulasi terkait investasi syariah.
Jeffrey menekankan bahwa digitalisasi memiliki peran penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal. Dengan jumlah pengguna IDX Mobile yang telah melampaui 510 ribu, BEI optimistis inovasi ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam investasi syariah.
Peluncuran ini turut dirangkai dengan talk show bertema “Empowering Sharia Investment Journey with IDX Mobile Sharia” yang menghadirkan edukator finansial Khairani Pane serta perwakilan Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia, Azharuddin Lathif.
Melalui inovasi ini, BEI berharap masyarakat semakin mudah mengenal dan memanfaatkan produk investasi syariah, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pasar modal syariah yang berkembang pesat di dunia. (Jantua)






