Keprionline.co.id, Batam – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti meminta kepada pencari kerja di Kota Batam untuk tidak langsung percaya kepada informasi penerimaan kerja di media sosial.
Saat ini banyak orang memamfaatkan moment seperti ini untuk melakukan penipuan, Jika ada informasi lowongan kerja konfirmasi dulu keabsahan informasinya supaya pencari kerja tidak tertipu, Selain itu jangan percaya dengan orang-orang yang bisa memasukkan orang kerja dengan syarat memberikan uang, ujar Rudi.
Jumlah pencari kerja di Kota Batam saat ini diperkirakan 7.500 orang, dan kebanyakan perempuan sekitar 4.500 dan laki-laki diperkirakan 3.000 pencari kerja, data ini berdasarkan kartu kuning dari pengurusan kartu kuning AK – 1 di Dinas tenaga kerja, ujar Rudi.
Saat ini Dinas Tenaga Kerja Kota Batam sudah memiliki aplikasi sistim informasi Ketenagakerjaan ( Simnaker ) dan disini semua infomasi terkait dengan lowongan kerja di Kota Batam, jadi para pencari kerja sudah bisa memamfaatkan ini, ujar Rudi.
Ada sekitar 242 perusahaan yang sudah menggunakan aplikasi ini dan sudah diakses sekitar 6.797 pencari kerja yang memiliki KTP di Kota Batam, Aplikasi bagian dari langkah pemerintah untuk mempermudah peningkatan SDM di Kota Batam, dan informasi lowongan kerja dipastikan akurat ada penipuan, ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti kepada media, Selasa ( 25/02/2025 ).
Pengamat sosial dan ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau, Riky Indrakari mengatakan, Saya akui saat ini masih minim penerimaan tenaga kerja di Provinsi kepri khususnya di Kota Batam , dan ini bukan hanya opini saja tetapi ini fakta, ujar Riky.
Saat ini ada sekitar 140 pencari kerja yang tertipu dengan modus bisa bekerja di perusahaan bagus, dan pelakunya adalah dua orang perempuan, mereka tergiur memberikan uang sebagai syarat masuk dan itu disebabkan karena susahnya mencari kerja di Kota Batam sehingga mereka tergiur, ujar Rikky.
Kita meminta pemerinath mengambil peran penting terkait peningkatan sektor SDM di Kota Batam, Pemerintah harus berani dan tegas meminta kepada perusahaan yang ada di Kota Batam memprioritas masyarakat Kota Batam untuk bekerja di perusahaan, ujar Rikky . ( Gordon ).





