BINTAN – Pejabat Karantina Pertanian Tanjungpinang bersama instansi terkait di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang melakukan pengawasan, dan pelayanan kedatangan penumpang KM Kelud dari Tanjung Priok, Jakarta.
Ratusan penumpang yang turun sekitar subuh tersebut disambut petugas pelabuhan, mulai dari KSOP, Kepolisian Pelabuhan, Kesehatan Pelabuhan, Petugas Pelni dan Karantina Pertanian Tanjungpinang.
Pengawasan dilakukan kepada penumpang dan tidak menemukan adanya media pembawa HPHK/OPTK yang dilalulintaskan.
Terkait wabah penyakit mulut dan kuku di sebagian Indonesia, serta status bebasnya Kepulauan Riau dari Rabies, tentu hal ini menjadi perhatian khusus bagi petugas yang melakukan pengawasan di tempat pemasukan.
“182 penumpang yang turun dari alat angkut (Kapal-red) pagi ini dari Jakarta, namun tidak ada yang membawa komoditas pertanian atau MP HPHK/OPTK,” ujar Faurizki Fitra, Pejabat Karantina Pertanian di Wilker Sri Bayintan Kijang.
Pengawasan bersama instansi terkait merupakan salah satu tindakan preventif terjadinya pelanggaraan perkarantinaan jelang Iduladha.(Oppy)




