Sabtu, 25 April 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Miris, Temuan DPR Jebolan IPDN jadi Ajudan Bupati Disuruh Angkat dan Semir Sepatu

kepri online
8 April 2022
di SERBA - SERBI
0
Miris, Temuan DPR Jebolan IPDN jadi Ajudan Bupati Disuruh Angkat dan Semir Sepatu

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Komisi II DPR mendapatkan temuan serius terkait lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Tak disangka para Praja Muda yang telah mengenyam pendidikan untuk persiapan kader pemerintah itu justru bekerja dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) yang berbeda.

Baca Juga

Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol

Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol

20 April 2026
10
Pengamat Sosial Batam Menduga Ada Permintaan Upeti DiBalik Penyeludupan 73 Kontainer

Aksi OTT, KPK Tangkap Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Batam

5 Februari 2026
36

Memang mereka ditempatkan sebagai ajudan bupati. Tapi di sisi lain, para alumni tersebut justru ditugaskan untuk angkat sepatu, bahkan menyemir.

Selain itu, temuan anggaran konsumsi pun lebih rendah atau berbanding jauh dengan akademi pemerintahan lain.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang menyampaikan temuan tersebut dan meminta ada penyetaraan yang adil.

Makanan di IPDN Terlalu Sederhana

Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang menyampaikan temuan tersebut dalam rapat kerja bersama Menteri Dalam Negeri Indonesia Jenderal Polisi (Purn.)

Tito Karnavian, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

Perguruan Tinggi Kedinasan ini memang terkenal akan ketegasan peraturannya, bahkan mungkin menyerupai pendidikan calon abdi negara. Bahkan untuk urusan makan, peserta didik harus disiplin dengan waktu.

Tapi, ada hal yang tak boleh diabaikan. Junimart begitu menyayangkan adanya temuan terkait anggaran untuk konsumsi di IPDN. Makanan yang terlalu sederhana. Ia lantas mengaku telah membuktikannya dengan berkunjung ke asrama di IPDN.

“Saya enggak tahu apakah Praja Muda ini benar-benar siap tempur pak. Kenapa demikian, karena kalau melihat makanannya pak. Wallahualam. Kami juga sudah ikut makan dengan Praja di sana, lonceng lima menit berhenti. Makanannya super duper sederhana,” kata Junimart. [kur]

Anggaran Konsumsi Berada di Bawah Rata-Rata

Bahkan khusus IPDN sendiri dana yang digelontorkan hampir setengah dari yang diterima oleh akademi pemerintah lainnya.

“Ketika kita tanya anggaran, jauh di bawah rata-rata. Kalau di akademi lain, mungkin sudah lebih dari 60 ribu. Tetapi kalau di IPDN itu, kalau enggak salah, mohon dikoreksi, di bawah 30 ribu. Sudah naik jadi 40 ribu dari tahun sebelumnya, dari kunjungan kami sebelumnya,” papar Junimart.

Menurut Junimart, ini menjadi hal yang tak patut disepelekan dan perlunya penyamarataan. Karena bisa memperkuat kondisi para siswa IPDN selama mengenyam pendidikan. Apalagi selisih dengan anggaran di Akademi Kepolisian yang lebih besar.

“Mestinya kan bisa disesuaikan pak. Minimal sama dengan, pak Menteri ini kan guru komandan dari Polri. Bapak tahu Akpol makannya bisa 70 atau 80. Ya kalau bisa disamakanlah. Ini sangat perlu pak, dalam rangka membuat kuat Praja Muda ini. Setelah keluar jadinya melemah,” imbuhnya.

Alumni IPDN jadi Angkat-Angkat Sepatu

Kasus yang tak kalah mengejutkan mengenai para lulusan IPDN. Tak sedikit dari mereka ditempatkan sebagai ajudan para bupati.

Tapi mirisnya, justru mereka acap kali ditugaskan untuk mengambilkan sepatu. Hal ini dinilai tak sesuai dengan tupoksi dan pekerjaan yang layak.

“Menyangkut para Praja Muda ini pak, tolong dibuat suatu regulasi supaya para alumni IPDN ditempatkan yang selayaknya. Mereka dididik lebih kurang tiga tahun. Tapi ketika selesai, jadi ajudan bupati yang angkat-angkat sepatu. Ini di depan mata saya,” terang Junimart.

Sekolah Kedinasan, Lulus jadi Tukang Bawa Sepatu

Sejatinya alumni IPDN diharapkan menjadi calon ASN dan PNS atau birokrat, seseorang yang bekerja pada lembaga pemerintah. Sistem otoritas yang sudah ada sejak lama.

Tapi kini justru lulusan IPDN tak bekerja di bidang tersebut. Lantas seakan jadi orang suruhan, termasuk mengambilkan sepatu hingga menyemir.

“Di mana alumni IPDN itu diperintah oleh bupati mengambilkan sepatu, yang tak pernah sebagai birokrat. Mungkin lebih dari itu, menyemir sepatu. Ini kan miris. Mereka sekolah kepemimpinan negara. Ketika selesai, menjadi ajudan dan tidak sesuai tupoksi ajudannya, disuruh bawa-bawa sepatu,” pungkasnya. (SUMBER: Merdeka.com).

Tags: Disuruh Angkat dan Semir SepatuIPDNJebolan IPDN disuruh angkat sepatuJebolan IPDN jadi Ajudan BupatiTemuan DPR
Sebelumnya

Diskominfo Kepri Ajak Masyarakat Segera Beralih ke TV Digital

Berikutnya

Buat Panik Warga Yang Sedang Salat, Bocah 9 Tahun Terjepit Eskalator Saat Bermain Dengan Teman

Berita Terkait

Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol
KARIMUN

Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar Lewat Police Goes To School, Tekankan Keselamatan dan Bahaya Berkendara Dalam Pengaruh Alkohol

20 April 2026
10
Pengamat Sosial Batam Menduga Ada Permintaan Upeti DiBalik Penyeludupan 73 Kontainer
SERBA - SERBI

Aksi OTT, KPK Tangkap Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Batam

5 Februari 2026
36
PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi
SERBA - SERBI

PT Timah Deklarasi Anti Bullying Lewat Sosialisasi

12 November 2025
22

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Telan DAK 9 Milyar Lebih, Ponton Pelabuhan KPK Tanpa Atap

    Telan DAK 9 Milyar Lebih, Ponton Pelabuhan KPK Tanpa Atap

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Imigrasi Kepri Benahi Layanan TPI, Perkuat Citra Batam sebagai Gerbang Investasi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Imigrasi Batam Gelar Razia WNA di Proyek Marina City

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jetty Teluk Paku Diperbaiki, PT KIC Optimistis Dongkrak Ekonomi dan Tarik Investor

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PT TIMAH Bantu Renovasi Gedung Serbaguna Kundur Barat, Warga Kembali Nikmati Fasilitas Multifungsi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkotika di Karimun, Empat Orang Diamankan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Carolien Parewang Resmi Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Mobil Rental di Batam

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pemko Batam Kalah di Sidang Komisi Informasi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • SP3 Terbit, Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penipuan yang Menjerat AIT alias TB

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.