Senin, 14 September 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Miris, Temuan DPR Jebolan IPDN jadi Ajudan Bupati Disuruh Angkat dan Semir Sepatu

kepri online
8 April 2022
di SERBA - SERBI
0
Miris, Temuan DPR Jebolan IPDN jadi Ajudan Bupati Disuruh Angkat dan Semir Sepatu

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Komisi II DPR mendapatkan temuan serius terkait lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Tak disangka para Praja Muda yang telah mengenyam pendidikan untuk persiapan kader pemerintah itu justru bekerja dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) yang berbeda.

Baca Juga

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
9

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
13

Memang mereka ditempatkan sebagai ajudan bupati. Tapi di sisi lain, para alumni tersebut justru ditugaskan untuk angkat sepatu, bahkan menyemir.

Selain itu, temuan anggaran konsumsi pun lebih rendah atau berbanding jauh dengan akademi pemerintahan lain.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang menyampaikan temuan tersebut dan meminta ada penyetaraan yang adil.

Makanan di IPDN Terlalu Sederhana

Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang menyampaikan temuan tersebut dalam rapat kerja bersama Menteri Dalam Negeri Indonesia Jenderal Polisi (Purn.)

Tito Karnavian, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

Perguruan Tinggi Kedinasan ini memang terkenal akan ketegasan peraturannya, bahkan mungkin menyerupai pendidikan calon abdi negara. Bahkan untuk urusan makan, peserta didik harus disiplin dengan waktu.

Tapi, ada hal yang tak boleh diabaikan. Junimart begitu menyayangkan adanya temuan terkait anggaran untuk konsumsi di IPDN. Makanan yang terlalu sederhana. Ia lantas mengaku telah membuktikannya dengan berkunjung ke asrama di IPDN.

“Saya enggak tahu apakah Praja Muda ini benar-benar siap tempur pak. Kenapa demikian, karena kalau melihat makanannya pak. Wallahualam. Kami juga sudah ikut makan dengan Praja di sana, lonceng lima menit berhenti. Makanannya super duper sederhana,” kata Junimart. [kur]

Anggaran Konsumsi Berada di Bawah Rata-Rata

Bahkan khusus IPDN sendiri dana yang digelontorkan hampir setengah dari yang diterima oleh akademi pemerintah lainnya.

“Ketika kita tanya anggaran, jauh di bawah rata-rata. Kalau di akademi lain, mungkin sudah lebih dari 60 ribu. Tetapi kalau di IPDN itu, kalau enggak salah, mohon dikoreksi, di bawah 30 ribu. Sudah naik jadi 40 ribu dari tahun sebelumnya, dari kunjungan kami sebelumnya,” papar Junimart.

Menurut Junimart, ini menjadi hal yang tak patut disepelekan dan perlunya penyamarataan. Karena bisa memperkuat kondisi para siswa IPDN selama mengenyam pendidikan. Apalagi selisih dengan anggaran di Akademi Kepolisian yang lebih besar.

“Mestinya kan bisa disesuaikan pak. Minimal sama dengan, pak Menteri ini kan guru komandan dari Polri. Bapak tahu Akpol makannya bisa 70 atau 80. Ya kalau bisa disamakanlah. Ini sangat perlu pak, dalam rangka membuat kuat Praja Muda ini. Setelah keluar jadinya melemah,” imbuhnya.

Alumni IPDN jadi Angkat-Angkat Sepatu

Kasus yang tak kalah mengejutkan mengenai para lulusan IPDN. Tak sedikit dari mereka ditempatkan sebagai ajudan para bupati.

Tapi mirisnya, justru mereka acap kali ditugaskan untuk mengambilkan sepatu. Hal ini dinilai tak sesuai dengan tupoksi dan pekerjaan yang layak.

“Menyangkut para Praja Muda ini pak, tolong dibuat suatu regulasi supaya para alumni IPDN ditempatkan yang selayaknya. Mereka dididik lebih kurang tiga tahun. Tapi ketika selesai, jadi ajudan bupati yang angkat-angkat sepatu. Ini di depan mata saya,” terang Junimart.

Sekolah Kedinasan, Lulus jadi Tukang Bawa Sepatu

Sejatinya alumni IPDN diharapkan menjadi calon ASN dan PNS atau birokrat, seseorang yang bekerja pada lembaga pemerintah. Sistem otoritas yang sudah ada sejak lama.

Tapi kini justru lulusan IPDN tak bekerja di bidang tersebut. Lantas seakan jadi orang suruhan, termasuk mengambilkan sepatu hingga menyemir.

“Di mana alumni IPDN itu diperintah oleh bupati mengambilkan sepatu, yang tak pernah sebagai birokrat. Mungkin lebih dari itu, menyemir sepatu. Ini kan miris. Mereka sekolah kepemimpinan negara. Ketika selesai, menjadi ajudan dan tidak sesuai tupoksi ajudannya, disuruh bawa-bawa sepatu,” pungkasnya. (SUMBER: Merdeka.com).

Tags: Disuruh Angkat dan Semir SepatuIPDNJebolan IPDN disuruh angkat sepatuJebolan IPDN jadi Ajudan BupatiTemuan DPR
Sebelumnya

Diskominfo Kepri Ajak Masyarakat Segera Beralih ke TV Digital

Berikutnya

Buat Panik Warga Yang Sedang Salat, Bocah 9 Tahun Terjepit Eskalator Saat Bermain Dengan Teman

Berita Terkait

SERBA - SERBI

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
9
SERBA - SERBI

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
13
SERBA - SERBI

Slottio Online Casino – Fun en Fast-Track pour le Joueur à Pulsation Rapide

4 September 2026
8

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua DPD GERAK Karimun Mecky Berikan Solusi Parkir Harus Bentuk BUMD 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 12 Ilmuwan Indonesia yang Penemuannya Diakui Dunia, Pelajar Harus Tahu!

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kesal Tak Diajak Berhubungan Badan, Tante Di Riau Ajak Keponakan Dan Suami Main Bertiga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Senangkan Hati Suami Mandul, Diam-Diam Istri Paksa Pria Lain Tidur Di Hotel Agar Bisa Hamil

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tim Penduli Lahan Isenabasa Temukan Kejanggalan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Video Seks Mirip Gisel Viral, Ahli Telematika Roy Suryo Sebut Bentuk Pipi Pelaku Beda

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 20 LC Ditolak Bekerja di KTV, dan Ini Peran Pelaku Pembunuhan Dwi Putri Aprilian

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Usianya Masih 12 Tahun, 3 Siswi SMP Ini Nekat Open BO

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.