KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Media sosial (medsos) kembali dihebohkan dengan adanya kejadian yang diduga seorang oknum guru menampar anak muridnya.
Peristiwa itu terjadi di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di kota Prabumulih.
Dalam video yang sudah beredar luas itu memperlihatkan seorang guru berjilbab warna gelap dan baju berwarna putih sedang menampar pipi siswa laki-laki di ruang kelas.
“Tu, dua, tiga, empat, limo,” ujar perempuan berkerudung dalam video itu sambil melayangkan tangannya ke pipi seorang siswa laki-laki.
Terlihat, siswa tersebut hanya hanya mampu berdiri tegak dan pandangan menunduk ke bawah saat ditampar oleh perempuan itu.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih, Ahmad Kusron dikonfirmasi mengaku baru mengetahui perihal video viral dari awak media.
“Saya baru tahu,” akunya.
Namun sayangnya, dia enggan berkomentar banyak terkait hal itu.
“Kami tidak bisa berkomentar banyak, karena hal itu merupakan wewenang provinsi,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih, Kusron, mengaku sangat menyesalkan adanya peristiwa tersebut.
“Tidak sesuai dengan kode etik seorang guru yang tugasnya mengajari tapi harus mendidik, melatih dan membimbing dengan penuh kesabaran,” tegasnya, Selasa, 15 Maret 2022.
“Meskipun kita sebagai seorang guru agak kesal kepada murid, namun yang namanya pembelajaran itu adalah proses yang tidak bisa kita capai, kita ciptakan hanya dalam satu kali pertemuan. Jadi harus berlanjut dan berulang-ulang sampai kita mencapai tujuan apa yang kita inginkan,” sambungnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, memang guru itu ada rasa kesal namun kita harus tahu keberhasilan seorang guru itu bukan saat ini dan bukan saat kita mengajar. (SUMBER: FIN.CO.ID).






