KEPRIONLINE.CO.ID, ARTIKEL – Menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah. Apalagi seorang guru yang mengabdi pada abad 21 yang terus mengalami perubahan-perubahan dalam dunia pendidikan. Siapa sangka sudah satu setengah tahun peran seorang guru yang biasanya mengajar di depan kelas kini harus digantikan dengan mengajar di depan layar HP dan laptop. Hal inilah yang membuat seorang guru harus sadar akan perubahan yang akan terus terjadi seiring dengan perkembangan teknologi.
Dengan adanya pandemic ini membuat semua guru siap tidak siap juga harus mengupgrade diri mereka sendiri. Di mulai dari yang “gagap teknologi kini harus melek teknologi”. Saat sekarang guru hanya memiliki 2 pilihan apakah amanat yang telah diberikan hanya sekedar dijadikan tontonan saja seiring berakhirnya pandemic atau menjadi pemain aktif yang tetap menyajikan pendidikan yang bermutu kepada peserta didik walaupun dengan keterbatasan perjumpaan secara langsung di dalam kelas.
Kondisi yang membuat keterpaksaan pendidikan harus dilakukan secara daring tentunya tidak membuat kita sebagai seorang guru harus menyerah dengan keadaan. Bahkan dengan system digital seperti saat ini membuat kita jauh lebih mudah untuk menyampaikan materi, kita tidak perlu direpotkan lagi dengan pemasangan proyektor dll seperti di dalam kelas untuk bisa menyampaikan materi yang menarik. Akan tetapi, kemudahan akses informasi yang tersebar dan mudah di dapatkan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran harus tetap kita pantau. Tidak dipungkuri, peserta didik bahkan lebih jago dalam dunia teknologi.
Disinilah peran kita sebagai guru harus tetap dijalankan baik dalam proses pembelajaran secara langsung ataupun tidak langsung. Guru harus tetap bisa mengembangkan karakteristik siswa yang mampu berfikir kritis dan dapat meyelesaikan masalah. Peserta didik harus dibiasakan untuk teliti dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh dengan berita hoax.
Selanjutnya pada abad 21 guru dan juga peserta didik juga dituntut untuk kreatif dan inovatif sesuai dengan perkembangan zaman. Kondisi saat inilah kesempatan emas bagi guru dan peserta didik untuk mengembangkan kekreatititasannya dalam dunia pendidikan dan mampu menciptakan sesuatu yang inovatif sehingga pendidikan akan terus berjalan sesuai tujuan utamanya walaupun ditengah kondisi pandemic
Dalam kondisi apapun tetaplah menjadi guru yang terus menjamin terjadinya proses pembelajaran yang bermakna, berkarakter, dan mampu mengembangkan keterampilan – keterampilan peserta didik. ( Penulis Enjel Yolanda Munti Pane, S.S, Guru Sekolah SDS Maitreyawira Batam ).






