Selasa, 8 September 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Balada Para Antivaksin Meninggal karena Corona

kepri online
10 Agustus 2021
di SERBA - SERBI
0
Balada Para Antivaksin Meninggal karena Corona

Foto: Pria yang menolak vaksin Corona, Stephen Harmon (BBC)

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, SERBA-SERBI – Masih ada kaum antivaksin yang menolak vaksinasi Corona (COVID-19). Mirisnya, ada orang-orang antivaksin yang justru meninggal dunia karena terinfeksi Corona.

Terbaru, ada nama penyiar Dick Farrel dilaporkan meninggal dunia di usia 65 tahun usai terinfeksi COVID-19. Ia pun disebutkan sebagai salah satu orang yang kerap menentang dan menolak untuk diberikan vaksin.

Baca Juga

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
4

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
10

Sebelum meninggal dunia pada 4 Agustus lalu, Farrel sempat berubah dari yang anti-vaksin menjadi orang yang mengajak para pendengarnya untuk segera divaksin.

Hal itu terjadi sejak Juli lalu, di mana pria yang juga berprofesi sebagai pembawa berita itu mulai merasa sakit hingga dilarikan ke rumah sakit. Sahabatnya pun menceritakan jika Dick Farrel meminta untuk segera divaksin namun karena kondisinya yang tak memungkinkan maka pihak rumah sakit menolaknya.

Kini, sahabatnya juga menjadi terbuka pikirannya dan tak lagi menolak vaksinasi.

“COVID mengambil salah satu sahabat terbaik ku! Ia lah alasan aku mau divaksin! Ia mengirimi aku pesan dan memberitahuki supaya melakukannya (vaksinasi). Ia mengatakan jika virus ini tak main-main dan berkata,’Ku harap aku telah mendapatkannya (vaksin)!'” tulis Amy Leigh, sahabatnya di Facebook.

Sebelumnya Dick Farrel begitu keras dengan masalah COVID-19. Ia kerap menuding jika pandemi ini hanyalah sebuah konspirasi semata yang dibuat oleh komunitas global.

Ia juga menolak vaksinasi karena menganggap semuanya hanyalah bualan semata.

“Jadi apa kalian tidak berpikir jika ini hanyalah pandemi palsu? Tak ada satupun anggota terpilih dari (Partai) Demokrat yang dinyatakan positif,” tulisnya di Facebook.

Konsisten Menolak Vaksin

Sebelum Dick Farrel, ada juga seorang pria Amerika Serikat yang mengolok-olok vaksin Covid-19 di media sosial. Dia juga meninggal usai terinfeksi Corona.

Semasa hidupnya, Stephen Harmon yang aktif sebagai anggota Gereja Hillsong di California dikenal vokal menentang vaksin Covid-19.

Dia bahkan melontarkan sejumlah candaan sarkastis soal vaksin tersebut.

“Saya punya 99 masalah, tapi vaksin bukan salah satunya,” cuit Harmon semasa hidupnya kepada 7.000 pengikutnya, Juni lalu.

Namun, belakangan pria berusia 34 tahun itu dirawat setelah mengidap pneumonia dan Covid-19 di sebuah rumah sakit di luar Kota Los Angeles. Dia mengembuskan napas terakhir pada Rabu (21/07).

Beberapa hari menjelang kematiannya, Harmon mendokumentasikan perjuangannya untuk hidup dengan mengunggah foto dirinya di ranjang rumah sakit.

“Mohon doanya semua. Mereka benar-benar ingin memasukkan selang dan menempatkan ventilator,” sebutnya.

Pada cuitan terakhirnya, Rabu (21/07), Harmon menyebut dirinya telah memutuskan untuk menggunakan alat bantuan pernapasan. Di tengah perjuangannya melawan virus corona, Harmon masih berkeras menolak divaksinasi. Menurutnya, “keimanan dan keyakinan agama akan melindungi dirinya”.

Sebelum meninggal dunia, Harmon berkelakar soal pandemi dan vaksin-vaksin yang beredar. Dia membagikan meme seraya menyebut bahwa dirinya lebih percaya Injil ketimbang pakar penyakit menular di AS, yaitu Dr Anthony Fauci.

Efektivitas Vaksin

Dilansir dari Mirror disebutkan jika berdasarkan penelitian yang dilakukan vaksin dari Pfizer memiliki tingkat efektivitas hingga 96 persen setelah dua dosis.

Sementara vaksin Oxford-AstraZaneca memiliki efektivitas hingga 92 persen dalam mencegah gejala berat dan perawatan di rumah sakit.

Hingga 7 Agustus lalu sudah ada 194 juta orang yang setidaknya telah divaksin satu kali di Amerika Serikat. Namun jumlah tersebut masih terbilang rendah.

Bahkan pada akhir pekan lalu Amerika Serikat (AS) mengalami lonjakan kasus virus Corona. AS melaporkan kasus baru COVID-19 rata-rata 100 ribu kasus setiap hari.

Lonjakan kasus Corona ini juga diperparah dengan varian Delta yang sangat mudah menular. Selain itu tingkat vaksinasi yang masih rendah di wilayah Selatan juga menjadi faktor lonjakan kasus COVID.

Tingkat rawat inap dan kematian akibat COVID-19 juga meningkat di AS. Meskipun data tersebut masih di bawah rekor awal tahun lalu, saat vaksin masih terbatas di AS.

Berdasarkan data CDC, lebih dari 44.000 pasien COVID dirawat di rumah sakit. Jumlah ini naik naik 30% dalam seminggu dan hampir empat kali lipat jumlah pada bulan Juni.

(Sumber: detik.com)

Tags: Amerika SerikatantivaksinASCoronaCovid 19Efektivitas Vaksinkaum antivaksinKonsisten Menolak Vaksinterinfeksi Coronavaksinvaskinasi
Sebelumnya

Heboh Predator Fetish Foto Mata Perempuan Diperban, Polisi Analisis

Berikutnya

Dirjen Perhubungan Darat Hadiri Launching KMP Tirus Meranti di PT. MOS

Berita Terkait

SERBA - SERBI

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
4
SERBA - SERBI

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
10
SERBA - SERBI

Slottio Online Casino – Fun en Fast-Track pour le Joueur à Pulsation Rapide

4 September 2026
6

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Lahan ISENABASA. ( Foto Istemewa)

    Tim Penduli Lahan Isenabasa Temukan Kejanggalan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Disduk Karimun Sosialisasikan IKD di Kantor Imigrasi Karimun

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Video Seks Mirip Gisel Viral, Ahli Telematika Roy Suryo Sebut Bentuk Pipi Pelaku Beda

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kesal Tak Diajak Berhubungan Badan, Tante Di Riau Ajak Keponakan Dan Suami Main Bertiga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Syamsul Paloh: Deklarasi Anti Narkoba Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tekan Peredaran Narkoba,Polres Karimun Musnahkan 321,83 Gram Sabu dan 11,89 Gram Ganja

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua DPD GERAK Karimun Mecky Berikan Solusi Parkir Harus Bentuk BUMD 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Usianya Masih 12 Tahun, 3 Siswi SMP Ini Nekat Open BO

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.