KEPRIONLINE,CO,ID,LINGGA – Akibat cuaca exstrim yang terjadi di RW 2 Dusun 1 dan RW 5 Dusun 2 Desa Batu berdaun Kecamatan Singkep, di hantam gelombang tinggi serta air laut naik di sertai hujan, akibatnya membuat rumah warga mengalami kerusakan, Pemerintah Desa langsung mengevakuasi warga untuk diselamatkan. Kamis (14/01/2021 )
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (13/01/2021), dalam evakuasi itu sebanyak 51 Kepala Keluarga (KK), hingga hari kedua sebagian warga kembali pulang ke rumahnya untuk memastikan apakah masih aman untuk di tempati atau tidak.
Dari data BPBD warga yang masih tetap bertahan sebanyak 16 KK terdiri dari, 20 orang Laki – laki, dan 23 perempuan, serta 5 orang Anak – anak.
Kepala Desa (Kades) Zainal, saat dikonfirmasi mengatakan tahun ini gelombang air laut sangat Tinggi sekali, sehingga merobohkan penahan gelombang. Katanya
“Ada dua unit rumah yang tak dapat di tempati, untuk itu kita dari Pemerintah Desa mengambil inisiatif mengamankan warga terlebih dahulu”. Ujarnya
Sambungnya, “saya juga berterima kasih pada BPBD, Dinas Sosial, Organisasi LSM, dan juga para Donatur yang telah membantu mendirikan dapur umum.
Zainal berharap pada pemerintah daerah supaya dapat melihat situasi serta kondisi pemukiman warga, karna sangat perlu di bangunkan penahan gelombang secara bertahap” Jelasnya.
Hal senada dikatakan Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Okta pada keprionline, mengatakan dari mulai akhir tahun hingga awal tahun 2021,cuaca sangat tidak bersahabat,apalagi yang tinggal di daerah pesisir pantai harus selalu waspada dengan gelombang air laut.
“Dan kita dari BPBD selalu siap siaga untuk membantu masyarakat yang terkena musibah bencana, selagi masih dalam wilayah Kabupaten Lingga.
Untuk posko sementara kita di depan Gedung serbaguna yang sudah di tentukan oleh Camat Singkep pak Agus, di samping itu juga kita perlu mencari lagi bantuan yang berupa pakaian Anak – anak. Tutup Okta.






