KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL- Polisi telah menangkap A (17) pembunuhan yang memutilasi korban Dony Saputra (24) di Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pelaku mengaku membunuh korban dengan dalih sakit hati sering disodomi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, mengatakan dalam pemeriksaan pelaku memngaku mendapatkan pelecehan seksual dari korban sejak Juli 2020.
“Dari juli sampai minggu kemarin, pengakuan pelaku sudah dilakukan 50 kali asusila” ujar yusri dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta (9\12\2020).
Yusri menyebut, pelaku mengaku disodomi oleh korban dengan iming-iming sejumlah uang, namun belakangan, uang yang diberikan korban ke pelaku tak sesuai dengan janji sehingga membuat pelaku kesal.
“Motifnya adalah pelaku merasa sakit hati dengan korban, karena korban sering melakukan asusila kepada si pelaku, asusila sesama jenis” kata Yusri.
Di sisi lain, pelaku mengaku sakit hati karena kerap mendapat perlakukan kasar dari korban.
“Selesai mereka tidur bersama dikasih 100 ribu. Setalah itu mulai berkurang, sehingga timbul rasa kebencian si pelaku ini dan kadang (Korban memperlakukan pelaku) dengan bentuk kasar, ini pengakuan pelaku, tetapi masih kami dalami” papar Yusri.
Pelaku ditangkap saat sedang bermain Playstation di sebuah warnet di Kranji, Bekasi pada Rabu, (09\12) dini hari. pelaku tidak melakukan perlawanan saat ditangkap polisi.
pembunuhan itu terjadi pada saptu (5\12) malam, pelaku memutilasi korban mejadi 4 potongan tubuh di rumahnya di Kranji, Bekasi pada pukul 06:00 WIB.
Kemudian potongan tanggan di temukan di TPS di Kayuringin, Bekasi Selatan. sisanya potongan kepala dan kedua kakinya ditemukan pada Rabu, (9\12) setelah pelaku berhasil ditangkap tim Subdit Resmo Ditreskrim Polda Metro Jaya. (Sumber Detiknews)






