Rabu, 10 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home WISATA KEPRI

Zombie Ternyata ada di Dunia Nyata, Jamur ini yang Menjadi Penyebabnya

kepri online
20 Juli 2022
di WISATA KEPRI
0
Zombie Ternyata ada di Dunia Nyata, Jamur ini yang Menjadi Penyebabnya

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, INTERNASIONAL – Zombie tidak hanya muncul di film horor saja. Ternyata, Zombie memang nyata adanya. Wabah Zombie ternyata berasal dari jamur dan akhirnya menular.

Namun, dalam peneelitian terbaru, virus tersebut  hanya akan menular pada jenis seranga lalat saja.

Baca Juga

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
41
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
77

Jamur patogen seperti ini ditemukan jenis barunya yaitu Strongwellsea tigrinae dan Strongwellsea acerosa.

Kedua jenis jamur yang baru ditemukan itu ditemukan pada spesies lalat C. tigrina dan C. testacea yang biasanya ada di Denmark.

Meski demikian, tiga jenis jamur itu tidak menginfeksi manusia. Kasusnya baru ditemukan pada lalat dan membuatnya menjadi ‘hidup’ kembali seperti Zombie.

Pun, seandainya wabah Zombie benar-benar bisa menyerang manusia dan merebak, kita sudah ada protokolnya yang disiapkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Penelitian terbaru menemukan pengaruh yang unik pada E. muscae. Jamur patogen ini punya taktik untuk memastikan kelangsungan hidupnya.

Caranya, ia ‘menyihir’ lalat rumah jantan, kemudian mendorongnya untuk bersenggama dengan mayat (nekrofilia) lalat betina yang terinfeksi jamur.

Ketika jamur menginfeksi lalat betina dengan sporanya, jamur akan menyebar sampai inangnya perlahan-lahan dimakan hidup-hidup dari dalam.

Butuh sekitar enam hari untuk jamur bisa mengambil alih perilaku lalat betina. Perlahan-lahan, lalat betina seperti mabuk, kemudian mati.

Pada titik ini, jamur melepaskan sinyal kimia yang disebut sebagai sesquiterpen untuk menggoda lalat jantan.

Temuan ini dipublikasikan di The ISME Journal 13 Juli 2022.

“Sinyal kimia bertindak sebagai feromon yang menyihir lalat jantan dan menyebabkan dorongan luar biasa bagi mereka untuk kawin dengan bangkai betina tak bernyawa,” jelas salah satu peneliti Henrik De Fine Licht di dalam rilis. Dia adalah profesor di Department of Plant and Environmental Sciences, University of Copenhagen, Denmark.

Sinyal kimia yang dimaksud adalah hasil campuran kimia dari seskuiterpen yang mudah menguap, dan profil hidrokarbon kutikula inang alami pada mayat yang diubah oleh jamur.

Hal ini memunculkan wangi yang kuat untuk bisa menarik penjantan.

“Pengamatan kami menunjukkan bahwa ini adalah strategi yang sangat disengaja untuk jamur. Ini adalah ahli menipu ulung–dan ini sangat menarik,” De Fine Licht berpendapat.

Dalam pengamatannya, lalat rumah jantan yang sehat merespon senyawa itu dan tertarik untuk kawin.

Ketika lalat jantan kawin dengan bangkai lalat betina, spora jamur pun menerpanya.

Secara otomatis, lalat jantan itu akan jadi Zombie dan nasibnya pun sama dengan lalat betina sebelumnya.

Sementara E. muscae bisa tetap melangsungkan kehidupannya. Pengamatan ini diungkap oleh De Fine Licht dan rekan-rekan setelah mengamati lalat rumah di lab.

73 persen dari lalat jantan yang diamati, kawin dengan bangkai lalat betina yang terinfeksi jamur 25-30 jam sebelumnya.

Sementara ada 15 persen pejantan yang kawin dengan bangkai betina yang sudah mati selama tiga sampai delapan jam.

“Kami melihat bahwa semakin lama lalat betina mati, semakin memikat lalat jantan. Ini dikarenakan jumlah spora jamur meningkat seiring waktu, yang meningkatkan aroma yang menggoda,” jelas De Fine Licht.

Para peneliti juga mengamati genetika jamur melalu pengurutan RNA, dan kebiasaan seksual lalat jantan.

“Lalat [adalah makhluk] tidak higienis dan dapat membuat manusia dan hewan sakit dengan menyebarkan bakteri coli dan penyakit apa pun yang dibawanya,” tuturnya.

“Jadi, ada insentif untuk membatasi populasi lalat rumah, di kawasan penghasil makanan misalnya. (SUMBER: TRIBUNPEKANBARU.COM).

 

 

Tags: "ZombieDenmarkjamur
Sebelumnya

BREAKING NEWS! Pos Securiti PT. MOS Diterjang Angin, Dua Orang Meninggal Dunia

Berikutnya

Satpolairud Evakuasi Korban Angin Kencang PT MOS Karimun

Berita Terkait

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri
KEPRI TANJUNGPINANG

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
41
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata
WISATA KEPRI

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
77
Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing
BATAM

Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing

23 September 2023
312

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset ISENABASA Batam Terbengkalai, Sesepuh Batak Didorong Duduk Bersama Cari Solusi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Carolein Parewang Terduga Kasus Penipuan Mobil Retal, Diduga Bebas Gunakan Handphone dari Dalam Tahanan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Foto Wakil Ketua PWI Kepri Dipajang Bertuliskan “Black List”, Kuasa Hukum Nilai Cederai Nama Baik

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Empat Mantan Pejabat KPU Karimun Dituntut Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Pemilu 2024

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jelang Musda V INTI Kepri, Datok Amat Tantoso Dorong Piter Tanjaya Lanjutkan Kepemimpinan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Warga Tebias Terima BLT Dana Desa Tiga Bulan Sekaligus, 28 KPM Terima Rp900 Ribu

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Piter Tanjaya Kembali Pimpin INTI Kepri Secara Aklamasi, Siap Perluas Program Sosial hingga 2030

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 500 Gram Ganja dari Aceh ke Batam, Satu Tersangka Ditangkap

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.