Keprionline.co.id, Karimun – Ketua DPK Gerakan Peduli Anti Narkoba Tawuran dan Anarkis ( Gapenta ) Tanjung Balai Karimun, Maniur Tua Simamora mengapresiasi kinerja Polres Karimun karena berhasil mengungkap kasus narkotika jaringan internasional dengan barang bukti sebanyak 1,9 Kg.
“Ini hasil kerja nyata dan patut diapresiasi, apalagi satu diantara empat pelaku yang berhasil ditangkap merupakan anak seorang pejabat di Karimun, dan ini salah satu fakta sekarang ini tidak ada lagi hukum itu tumpul keatas dan tajam kebawah.
Karimun ini salah satu wilayah perbatasan antar dua negara yaitu Negara Malaysia dan Singapura yang memiliki potensi dijadikan pintu masuk peredaran narkoba dari luar negeri. Kita juga meminta Pemerintah pusat dan Pemerintah daerah bersinergitas meningkatkan pengawasan dipelabuhan dan wilayah perairan Karimun.
“Kalau barang bukti sebanyak 1,9 Kg tidak berhasil diamankan Polres Karimun, maka ribuan generasi muda Karimun akan hancur masa depannya. Pengguna narkoba saat ini lebih rentan dari kalangan anak muda dan market peredaran narkoba disengaja bagi generasi muda. Sebab, mereka memiliki waktu cukup panjang dalam mengkomsumsi narkoba.
“Karena kalau milenial yang sudah menggunakan, maka rentan penggunaan jangka panjang. Sehingga market mereka terjaga dan mereka enggak pusing lagi. Misalnya umur 15 tahun mengunakan narkoba sampai umur 40 tahun, berapa jangka waktu mereka menggunakan narkoba, seperti itu ilustrasinya. Gapenta mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Karimun atas pengungkapan kasus ini, mari kita bantu dan dukung Polisi untuk memberantas peredaran narkoba di Karimun, kata Ketua DPK Gerakan Peduli Anti Narkoba Tawuran dan Anarkis ( Gapenta ) Tanjung Balai Karimun, Maniur Tua Simamora kepada keprionline saat dihubungi melalui sambungan selulernya, Kamis ( 10/08/2023 ).
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Karimun, Rasno SE. M.Si mengatakan, Penangkapan pelaku sabu yang dilakukan anggota Satnarkoba Polres Karimun harus didukung. Daya rusak narkoba ini sangat dirasakan sekali dampaknya jika anggota keluarga atau masyarakat disekitar kita menjadi penggunanya. Mulai dari mencuri, merampok akan dilakukan para pengguna demi mendapatkan barang haram ini.
Untuk mengantisipasi hal diatas, mari kita bersama-sama hadir memberantas peredaran narkoba di Karimun, jangan biarkan pemerintah bekerja sendiri harus butuh dukungan dari semua kalangan, kata Rasno SE. M.Si. ( Jantua ).






