Keprionline.co.id, Bintan – Kebakaran hebat melanda wilayah Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, pada Minggu dini hari, 9 November 2025, sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang menyebabkan api cepat membesar dan melalap sejumlah rumah warga.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, sebanyak tujuh kepala keluarga terdampak dalam insiden tersebut. Dari hasil asesmen di lapangan, dua rumah milik Adam dan Arsil mengalami kerusakan berat, sementara lima rumah lainnya milik Wahed, Satria, Matahar, Theresia, dan Rohiman mengalami kerusakan sedang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bintan Ramlah menyampaikan, Tim Reaksi Cepat (TRC) segera dikerahkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga.
“Petugas langsung melakukan asesmen, membantu pemadaman, serta menyalurkan bantuan logistik berupa sembako kepada para korban,” ujarnya pada media, Senin ( 10/11/2025).
Untuk sementara, para korban memilih mengungsi di rumah keluarga dan tetangga terdekat, menunggu hasil pendataan dan perhitungan nilai kerugian material yang saat ini masih dilakukan oleh BPBD bersama pemerintah daerah.
Beberapa unsur turut terlibat dalam proses penanganan kebakaran ini, di antaranya BPBD Kabupaten Bintan, Pemerintah Kecamatan Bintan Pesisir, Pemerintah Desa setempat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta aparat RT dan RW.
Meski sempat menimbulkan kepanikan di tengah malam, situasi terkini telah dinyatakan aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
BPBD Bintan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi korsleting listrik, terutama di wilayah padat pemukiman, serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan layak. ( Popy).




