Minggu, 13 September 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Sadis! Pasutri Di Riau Tega Siksa Dan Kubur Hidup Hidup Bocah 13 Tahun

kepri online
26 Oktober 2021
di SERBA - SERBI
0
Sadis! Pasutri Di Riau Tega Siksa Dan Kubur Hidup Hidup Bocah 13 Tahun

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.COM.ID, NASIONAL – Jajaran Polres Kuansing membawa AL, 11 tahun, korban kekerasan paman dan tantenya ke psikolog di Pekanbaru.

Tindakan ini untuk mengetahui kondisi psikologis si korban (AL), sebelumnya ditemani keluarganya, melaporkan kekerasan yang dialaminya bersama sang kakak oleh tante dan suami ke Polres Kuansing.

Baca Juga

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
9

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
13

Kakak perempuan ML (13), kemudian tewas setelah disiksa dan dikubur dalam kondisi masih hidup oleh tante dan suaminya.

“Yang adiknya (AL), sekarang kita bawa ke psikolog di Pekanbaru”, kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK, MM, melalui Kasat Reskrim Boy Marudut SH, pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (9/6/2021).

Penyiksaan yang dialami korban terjadi sejak 2019, akibat penyiksaan terus menerus tersebut, akhir 2019 lalu, ML, meninggal dunia, sedangkan AL mengalami luka berat, patah tulang hidung dan banyak bekas luka ditubuhnya.

“Kita pengen tau sejauh mana psikologis si anak,” kata Kasat Reskrim AKP Boy Marudut.

Bukan hanya korban AL saja yang dibawa ke psikologis, dua anak terduga pelaku juga ikut dibawa.

“Dua anaknya memang nggak ikut disiksa, tapi tetap kita bawa ke Pekanbaru, jadi ada tiga anak,” katanya menambahkan.

Pihaknya sendiri sudah berkoordinasi dengan dinas sosial Kuansing, diharapkan kedepannya, ketiga anak tersebut ditempatkan di panti asuhan, katanya.

Penyiksaan yang dilakukan kedua pelaku, kepada kedua korban bisa disebut sadis, pelaku sering memukul kedua korban dengan kayu.

Terduga pelaku DL sendiri menusukkan kemaluan kedua korban dengan kayu bara dan memukul mulut mereka dan gigi korban dengan martil.

Terduga pelaku BNZ, kerap memberikan makanan berupa kotoran manusia, yang diambil dari lobang Water Closed (WC), korban AL sendiri dipukul pelaku DL, menggunakan fyber, sehingga mengalami patah tulang hidung.

Sehari sebelum korban ML meninggal, terduga pelaku DL memotong jari tangan korban, dan menyuruh korban tidur diluar pondok, keesokan harinya, korban diduga tidak sadarkan diri, namun masih bernafas.

Kemudian kedua pelaku, memasukkan korban kedalam karung dan menguburnya dibelakang pondok dengan jarak kurang lebih 150 meter dalam keadaan masih hidup (bernafas).

Dikarenakan lubang galian kubur kecil kurang lebih 100 cm x 50 cm, sehingga korban ML dikubur secara paksa, dengan cara menginjak-injak agar tubuh korban muat didalam lobang tersebut.

Ternyata ada motif balas dendam dibalik penganiayaan dan penyiksaan yang dilakukan kedua pelaku pada keponakannya tersebut.

Hal itu diungkapkan, Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK, MM, didampingi Kasat Reskrim AKP Boy Marudut SH dalam rilisnya Selasa siang (8/6/2021).

Pembunuhan sadis pada ML ada unsur balas dendam, ada kaitannya dengan pembunuhan sadis suami DL sebelumnya yakni IH, yang terjadi pada Desember 2018 lalu.

“Berdasarkan keterangan pelaku DL, perbuatan kekerasan tersebut dilakukan, didasari motif ada unsur dendam terhadap orang tua korban,” kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK MM pada Tribunpekanbaru.com, Selasa (8/6/2021).

Saat ini, orangtua korban, BL, sedang menjalani hukuman penjara, ia divonis seumur hidup awal Oktober 2019 lalu oleh Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.

Setelah ayah korban di vonis, kedua korban pun diasuh DL yang merupakan bibinya, ibu dari kedua korban sendiri sudah lama meninggal.

Ternyata DL masih menyimpan dendam pada orangtua korban, sehingga DL bersama suami barunya terus menyiksa korban sampai korban ML meninggal dunia dengan sadis. (SUMBER : TRIBUNPEKANBARU.COM )

 

Tags: Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwantokorban kekerasanKubur Hidup Hidup Bocah 13 TahunPasutriPembunuhan sadis
Sebelumnya

Babinsa Desa Sanglar Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Berikutnya

Senin Sampai Sabtu Polres Karimun Dan Jajaran Berikan Vaksinasasi Kepada Warga

Berita Terkait

SERBA - SERBI

Gwin77 Casino: Quick Wins & High‑Intensity Slots Action

4 September 2026
9
SERBA - SERBI

Roby Casino: Quick‑Fire Slots and Rapid Wins for the Modern Player

4 September 2026
13
SERBA - SERBI

Slottio Online Casino – Fun en Fast-Track pour le Joueur à Pulsation Rapide

4 September 2026
8

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua DPD GERAK Karimun Mecky Berikan Solusi Parkir Harus Bentuk BUMD 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tim Penduli Lahan Isenabasa Temukan Kejanggalan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Video Seks Mirip Gisel Viral, Ahli Telematika Roy Suryo Sebut Bentuk Pipi Pelaku Beda

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 12 Ilmuwan Indonesia yang Penemuannya Diakui Dunia, Pelajar Harus Tahu!

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kesal Tak Diajak Berhubungan Badan, Tante Di Riau Ajak Keponakan Dan Suami Main Bertiga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Senangkan Hati Suami Mandul, Diam-Diam Istri Paksa Pria Lain Tidur Di Hotel Agar Bisa Hamil

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 20 LC Ditolak Bekerja di KTV, dan Ini Peran Pelaku Pembunuhan Dwi Putri Aprilian

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Usianya Masih 12 Tahun, 3 Siswi SMP Ini Nekat Open BO

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.