Rabu, 10 Juni 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home WISATA KEPRI

Remaja Usia 15 Tahun Tembak Mati Semua Anggota Keluarganya Pakai Senapan, Gara-gara Wifi Putus

kepri online
15 Februari 2022
di WISATA KEPRI
0
Remaja Usia 15 Tahun Tembak Mati Semua Anggota Keluarganya Pakai Senapan, Gara-gara Wifi Putus

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, INTERNASIONAL – Seorang remaja berusia 15 tahun asal Spanyol nekat menembak mati anggota keluarganya.

Remaja itu menembak ibu, ayah dan adik laki-lakinya. Kejadian mengerikan itu dipicu karena remaja tersebut tak terima ibunya memutuskan Wireless Fidelity (WiFi).

Baca Juga

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
41
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
77

Pembunuhan itu terjadi pada Selasa (8/2/2022) dan baru diketahui oleh polisi pada Jumat (11/2/2022) lalu di kawasan Algoda, Kota Elche, Valencia, Spanyol.

Melansir dari Polishnews.co.uk, warga Spanyol dikejutkan dengan pemberitaan seorang remaja bernama Santiago (15) yang menembak mati keluarganya dengan menggunakan senjata.

Pembunuhan mengerikan itu terjadi ketika orang tua memarahi Santiago karena mendapatkan nilai jelek di sekolah dan tidak mau membantu pekerjaan di rumah.

Bocah itu diketahui gagal dalam ujian dalam lima mata pelajaran. Sang ibu akhirnya menghukum putranya dengan memutuskan jaringan Wi-Fi dan mengambil perangkat game.

Kesal dengan tindakan sang ibu, Santiago mengambil senapan berburu milik ayahnya dan menembak ibunya dua kali.

Sang ibu meninggal seketika. Kemudian dia menembak adik laki-lakinya yang berusia 10 tahun yang mencoba melarikan diri dari rumah.

Saat itu ayahnya sedang bekerja. Santiago menunggu kepulangannya dan menembaknya tiga kali. Dia menyembunyikan mayat anggota keluarga di gudang, menumpuk mayat di atas satu sama lain.

Hal ini sebagaimana laporan surat kabar ABC, mengutip sumber polisi. Setelah kejadian itu, Santiago tinggal sendirian di rumah, bermain game dan bahkan membalas pesan melalui WhatsApp dari ponsel ibunya.

Di sekolah, ia menjelaskan ketidakhadirannya karena tertular Covid-19. Kerabat keluarga itu datang ke rumah karena khawatir tidak ada kabar selama ini.

Akhinya kasus tersebut terbongkar dan remaja tersebut mengakui perbuatannya.

“Saya membunuh ayah, ibu, dan adik laki-laki saya. Kami bertengkar tentang nilai di sekolah,” katanya.

Menurut polisi, dia tidak menyesali perbuatannya. Santiago merupakan seorang remaja yang tidak banyak tingkah dan pemalu, menurut teman-teman sekolahnya.

“Kami belum pernah melihatnya bertengkar dengan seseorang atau marah dengan seseorang,” kata seorang temannya kepada wartawan.

Penduduk desa tersebut sungguh dikejutkan atas tragedi itu.

“Itu tidak pernah terjadi,” kata Javier, pegawai di toko terdekat yang mengenal keluarga bocah itu, mengatakan kepada ABC.

Ia menambahkan bahwa dirinya sering melihat mereka berempat naik sepeda bersama di keliling lingkungan tempat tinggal mereka.

“Ini adalah peristiwa mengerikan yang sulit dijelaskan,” kata Wali Kota Carlos Gonzalez, yang mengumumkan masa berkabung selama tiga hari di kota tersebut.

Kepolisian Elche telah menangkap dan menahan remaja tersebut. (SUMBER

Tags: RemajaSenjatasenjata berburutembak mati keluargaWireless Fidelity
Sebelumnya

TNI Berduka Anggota Kodim 0317 Meninggal Dunia, Personil Moro Sampaikan Belasungkawa

Berikutnya

Ketahuan Timbun 56 Liter Minyak Goreng, Pegawai Minimarket Di Pringsewu Panik

Berita Terkait

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri
KEPRI TANJUNGPINANG

Kunjungan Wisata Nusantara dan Asing Meningkat Masuk ke Kepri

4 Agustus 2025
41
Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata
WISATA KEPRI

Tak Sekadar Jadi Wisata Edukasi Sejarah, Museum Timah Indonesia Mentok Berikan Efek Domino Bagi Sektor Pariwisata

25 Januari 2025
77
Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing
BATAM

Dewi Aulia Wakili Kepri Ajang Pemilihan Miss Tourism World 2023 di Beijing

23 September 2023
312

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    Dugaan Perselingkuhan Melibatkan Kepala Daerah Bintan, Ayu Aulia Kembali Berkicau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset ISENABASA Batam Terbengkalai, Sesepuh Batak Didorong Duduk Bersama Cari Solusi

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Foto Wakil Ketua PWI Kepri Dipajang Bertuliskan “Black List”, Kuasa Hukum Nilai Cederai Nama Baik

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Empat Mantan Pejabat KPU Karimun Dituntut Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Pemilu 2024

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Carolein Parewang Terduga Kasus Penipuan Mobil Retal, Diduga Bebas Gunakan Handphone dari Dalam Tahanan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jelang Musda V INTI Kepri, Datok Amat Tantoso Dorong Piter Tanjaya Lanjutkan Kepemimpinan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Warga Tebias Terima BLT Dana Desa Tiga Bulan Sekaligus, 28 KPM Terima Rp900 Ribu

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Piter Tanjaya Kembali Pimpin INTI Kepri Secara Aklamasi, Siap Perluas Program Sosial hingga 2030

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 500 Gram Ganja dari Aceh ke Batam, Satu Tersangka Ditangkap

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.