Keprionline.co.id, Kepri Natuna – Setelah puluhan tahun berada dalam keterisolasian, titik terang akhirnya datang. Pembangunan jalan sepanjang 3,5 kilometer menuju Segeram, yang dibiayai lewat APBN 2025 senilai sekitar Rp 41 miliar, kini mulai dikerjakan. Alat berat sudah masuk, penimbunan badan jalan telah dimulai, dan proses pembukaan lahan terus berlangsung.
Meski pemerintah daerah berada dalam masa efisiensi anggaran, proyek ini tetap ditetapkan sebagai prioritas. Segeram tidak hanya dianggap sebagai kampung yang terpinggirkan, tetapi juga bagian penting dari sejarah Natuna yang harus dijaga keberlanjutannya.
Bagi para tetua kampung, jalan ini juga membawa harapan bahwa warga yang dulu pindah mungkin akan kembali membangun rumah dan kehidupan mereka di Segeram. Kampung tua ini juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya, jika aksesnya sudah terbuka.
Pemerintah daerah berharap keberadaan jalan baru ini dapat menghidupkan kembali Kampung Tua Segeram dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang masih bertahan. Setiap meter tanah yang dibuka bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membuka peluang, membangun masa depan, dan menjaga warisan sejarah yang selama ini terpelihara dalam senyap.
Pemerintah daerah berharap keberadaan jalan baru ini dapat menghidupkan kembali Kampung Tua Segeram dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang masih bertahan. Setiap meter tanah yang dibuka bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membuka peluang, membangun masa depan, dan menjaga warisan sejarah yang selama ini terpelihara dalam senyap, Rabu ( 19/11/2025 ). ( Sapparudin).




