KEPRIONLINE.CO.ID, INTERNASIONAL – Seorang pria didakwa mencekik dan merebus tubuhnya istrinya di dalam panci kawah di depan anak-anak mereka.
Peristiwa mengerikan ini terjadi di Pakistan. Saat ini, pria tersebut tengah menjadi buronan polisi.
Melansir dari SiakapKeli, menurut polisi Karachi, tersangka yang merupakan mantan penjaga sebuah gedung sekolah swasta di Karachi tersebut membunuh istrinya dengan cara menutupi wajahnya dengan bantal sebelum merebusnya.
Polisi telah menemukan tubuh wanita itu dalam keadaan yang mengenaskan. Tubuh korban berada di dalam panci kawah dengan kondisi kaki yang terpotong.
Setelahnya, polisi membawa tubuh korban untuk segera diotopsi. Diketahui, insiden mengerikan itu terungkap setelah putri pasangan tersebut melaporkan tindakan ayahnya ke polisi.
Polisi juga memperoleh bukti dari video klip yang menunjukkan tersangka tampak membawa tubuh korban yang telah dibungkus plastik dengan tandu.
Menurut penyelidikan awal, petugas polisi Abdur Rahim Sherazi mengatakan tersangka yang merupakan ayah dari enam anak tersebut telah melarikan diri bersama ketiga anaknya.
“Tiga anak yang ditinggalkan sekarang aman bersama kami. Namun, mereka masih dalam keadaan shock dan trauma akibat kejadian mengerikan yang terjadi di depan mata mereka,” kata Sherazi.
Berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh, tersangka mencekik korban dengan menggunakan bantal untuk menutup wajahnya, kemudian memasukkan tubuhnya ke dalam panci.
Menurut petugas polisi Mobina Saleem Awan, tersangka kemudian memotong satu kaki korban setelah kesusahan memasukkannya ke dalam panci.
Mayat wanita itu ditemukan di sekolah tempat tersangka bekerja dan di dekat tempat tinggal keluarga tersebut.
Polisi telah mendaftarkan kasus ini dan sedang melakukan penggerebekan untuk menemukan tersangka.
“Kami memiliki dua nomor ponselnya tetapi dia telah mematikan keduanya. Kami melacaknya dan akan segera menangkapnya.”
Polisi mengaku masih belum mengetahui motif pembunuhan tersebut.
Namun, putri tertua pasangan itu mengatakan kepada polisi bahwa tersangka pernah mendesak ibunya untuk melakukan hubungan terlarang, tetapi ditolak. (TRIBUN-MEDAN.com).






