Minggu, 26 Juli 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Ponsel Berujung Nasib Tragis Bocah Ciamis

kepri online
5 Agustus 2022
di SERBA - SERBI
0
Ponsel Berujung Nasib Tragis Bocah Ciamis

foto istimewa

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – IHM, bocah kelas 3 SD berusia sembilan tahun ditemukan tewas di kediamannya. IHM alami luka bakar di bagian dadanya.

Korban diduga meninggal dunia karena ponsel yang digunakan ‘meledak’. Peristiwa nahas yang dialami bocah asal Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menggemparkan masyarakat. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/8/2022).

Baca Juga

Bus Pariwisata Rombongan Jemaat Gereja Terguling di Pantai Melur Barelang, Diduga Akibat Rem Blong

Ansar dan BPKP Kepri Satu Visi, Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

20 Juni 2026
11
Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
46

Kepala Desa Kiarapayung Dedi membenarkan kejadian ini. Menurut keterangan orang tuanya, sang anak pulang dari sekolahnya pada siang hari. Kemudian ia mengecas ponsel miliknya sambil memainkannya sambil tiduran di tengah rumah.

Kemudian ibundanya R, keluar rumah pergi ke warung untuk membeli makanan. IHM ditinggal bersama adiknya yang masih balita. Berselang setengah jam, R kembali ke rumah dan memanggil anaknya. Namun IHM tidak merespons.

Ketika masuk rumah, R melihat anaknya seperti tertidur dengan posisi telungkup di lantai tanpa alas. Ketika dibangun dibangunkan tapi tidak bangun dan curiga karena seluruh badannya bergerak. Ketika membalikkan tubuh anaknya, R pun kaget ponsel anaknya sudah berantakan tepat di sekitar bagian dada.

Pada di bagian dada anaknya pun terdapat luka bakar cukup besar seukuran telapak tangan. Seketika itu R langsung histeris karena anaknya sudah meninggal dunia.

“Awal kejadiannya, anak pulang sekolah, lalu ibunya ke warung mencari makanan. Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Keadaannya meninggal dunia,” ujar Kepala Desa Kiarapayung Dedi saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (4/8/2022).

Luka Bakar di Dada

Kondisi ponsel milik IHM berserakan. Baterai ponsel pecah. Namun, kabelnya masih utuh.

“Saat saya ikut memandikan mengurusnya, melihat di dadanya terdapat luka sebesar telapak tangan. Disinyalir ada kelainan di HP-nya. Pecah, baterainya itu agak cembung. Bukan dari aliran listrik,” jelasnya.

Dedi menegaskan luka bakar yang dialami korban tepat di bagian tengah dada bawah leher. “Luka bakar itu diraba sangat lembek,” ucapnya.

“Kita ambil hikmahnya, kepada keluarga bersabar atas musibah ini. Menerima kejadian ini sebagai musibah. Mohon kepada semua pihak edukasi sampaikan ke masyarakat bahwa HP bahaya ketika tidak dikontrol. Kalau sudah tidak layak pakai sebaiknya diistirahatkan,” kata Dedi menambahkan.

Dedi menjelaskan ponsel yang meledak itu umurnya sudah cukup lama. Menurut keterangan orang tua korban, ponsel itu biasa digunakan bersama R ibunya dan IHM anaknya.

Selain digunakan untuk menghubungi ayahnya DYT yang bekerja sebagai buruh bangunan di Bogor. Ponsel juga sempat digunakan untuk belajar daring pada saat pandemi COVID-19. Saat diisi daya, ponsel Android itu dicas tidak menggunakan adaptor original.

“Ponselnya memang sudah jadul. Katanya dulu sempat diperbaiki. Kalau belinya kapan memang tidak ingat,” ungkap Kepala Desa Kiarapayung Dedi menurut keterangan orang tua korban.

Penjelasan Pakar soal Ponsel Meledak

Kepala Pusat Mikroelektronika Institut Teknologi Bandung (ITB) Adi Indrayanto mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi akibat adanya kebocoran pada baterai ponsel yang sedang digunakan.

“Itu bukan meledak sebenernya, baterainya kan kembung kalau baterai kembung itu ada kebocoran harusnya enggak boleh dipakai. Biasanya kalau baterai kembung itu udah lama atau baterai bekas untuk baterai kembung itu kalau dicas makin kembung,” kata Adi saat dikonfirmasi detikJabar, Kamis (4/8/2022).

Adi memperkirakan, baterai yang sudah kembung kemudian tetap dicas akan membuat baterai bisa menekan komponen lain di dalam ponsel seperti motherboard dan LCD.
Ia menjelaskan karena terus tertekan, komponen di ponsel akan ‘meledak’. Namun meledak yang dimaksud Adi bukan seperti ledakan petasan apalagi bom. Dari ledakan itu juga memungkinkan menimbulkan percikan api yang membuat motherboard menjadi korslet.

“Nah kalau kembung kan pasti nekan ke motherboard sama LCD kan, jadi pecah gak meledak kayak petasan. LCD pecah kan sirkuitnya sama motherboardnya itu korslet dan terjadi terbakar yah tapi nggak meledak kayak bom gitu,” ujarnya. (SUMBER: detikjabar).

Tags: ciamisponselponsel meledak di ciamisponsel meledak saat di cas
Sebelumnya

Video Wanita Berbuat Dosa Dalam Peti Kemas Viral TikTok

Berikutnya

Pisah dari Istri dan 3 Anak, Pria Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar

Berita Terkait

Bus Pariwisata Rombongan Jemaat Gereja Terguling di Pantai Melur Barelang, Diduga Akibat Rem Blong
SERBA - SERBI

Ansar dan BPKP Kepri Satu Visi, Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

20 Juni 2026
11
Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan
SERBA - SERBI

Dugaan Selingkuh, Selegram Ayu Aulia Berkicau di Ulang Tahun Bupati Bintan

3 Juni 2026
46
GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua
BATAM

GAMKI Batam Gelar Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Keadilan Ekologi dan Nasib Masyarakat Adat Papua

17 Mei 2026
48

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • TNI AL Gagalkan Penyeludupan Pasir Timah Seberat 1,9 Ton, Lima  Orang Diamankan

    TNI AL Gagalkan Penyeludupan Pasir Timah Seberat 1,9 Ton, Lima Orang Diamankan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Realisasi Belanja ASN di 14 OPD Karimun Tidak Sesuai Ketentuan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ini Fitnah, PT MPK Diminta Membuktikan Dugaan Pemerasan yang Dilakukan Oleh Kadishub Karimun

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Carolein Parewang Terdakwa Kasus Penggelapan Mobil Rental Pukul Ponsel Wartawan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Bupati Karimun Harap Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Beredar Video Workshop PT VME di Terjang Angin Puting Beliung

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Perjuangan Seorang Ibu Sampai ke Mahkamah Agung, Berharap Negara Buka Mata Berikan Keadilan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kecam Tindakan Intimidasi terhadap Wartawan di Pengadilan, PWI Kepri Desak Evaluasi SOP Pengawalan Tahanan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.