KEPRIONLINE,CO,ID,BATAM – Peredaran judi togel di Kota Batam kian meresahkan, omset keuntungan yang didapati oleh bandar mencapai hingga miliaran rupiah perminggunya.
Jaringan agen sebagai penulis atau ceker tersebar di seluruh Kecamatan di Kota Batam, dari kalangan atas hingga masyarakat kecil menjadi korban judi togel.
Dari informasi yang didapati keprionline dari salah satu penulis togel yang tidak mau disebutkan namanya dikawasan Batu Aji dan Batam Centre, mengatakan, setiap selasa dan jumat melakukan penyetoran, hasil dari taruhan nomor yang dipasang sebagian masyarakat Kota Batam seperti togel singapura dan togel Hongkong.
“Kami menyetor uang hasil pasang taruhan kepada kordinator lapangan, yang kemudian kordinator akan menyetor kepada bandar besarnya diduga bernama Robet.
Sambungnya, ada hampir ratusan orang jaringan penulis togel tersebar di seluruh Kecamatan Kota Batam. Ujarnya
Disinggung keprionline terkait omset, dia mengatakan’ bandar bisa meraup keuntungan hingga miliaran rupiah setiap minggunya.
Kalangan ibu-ibu rumah tangga pun berang akibat peredaran Judi Togel tersebut, salah satunya Ida (40) warga Batu Aji ini juga terkena imbasnya, pasalnya, sebelum suami terlibat bermain judi togel uang belanja yang selama ini cukup untuk di belanja kini tidak cukup lagi, akibat uang sudah di pergunakan untuk memasang nomor taruhan togel.
” Saya tidak habis pikir bang, hidup sudah susah, suami main judi togel, hampir mau bercerai kami bang” ujarnya.
Dari pantauan keprionline, penulis nomor togel saat ini banyak tersebar di setiap kedai kopi atau pun di sudut kota Batam, para penulis umumnya menfaatkan aplikasi whatsaap dan sms dari para pemain.
Ketua umum Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (FORKORINDO) Donni Sinaga, kepada keprionline meminta aparat hukum bertindak tegas terhadap Robet diduga bandar judi togel, pasalnya kian hari judi togel seperti siejie, Hongkong sudah terang-terangan. Dan menjadi korban umumnya masyarakat kecil. Ucapnya
“Saya miris melihat di setiap sudut kota Batam, begitu mudah dan terang-terangan masyarakat memasang nomor taruhannya kepada penulis.” Kata Donni Sinaga.
Sambungnya, aparat sudah saatnya bertindak untuk menghentikan penyakit masyarakat ini, kasihan mayarakat sudah susah makin susah akibat tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Donni berharap agar aparat hukum segera menangkap bandar togel yang berada di Kota Batam,” jangan yang di tangkap penulis saja”, jelasnya.
Informasi yang didapati keprionline dari salah seorang sumber terpercaya mengatakan, di duga ada bandar togel bernama Robet.
Robet cukup di kenal para penulis dan pemasang nomor kelas atas
Keprionline mencoba konfirmasi melalui nomor handpone +855 88 27x xxxx, namun balasan beliau dengan menggunakan bahasa inggris ” good afternoon, i am sorry but who is this?”, dan awak media ini menjawab dari keprionline untuk mengkorfimasi.
Keprionline ingin memastikan apakah benar uang hasil togel disetorkan oleh korlap ke nama Robet yang diduga bandar besarnya. Hingga berita ini diturunkan namun tidak ada jawaban.
(Tim)






