Keprionline.co.id, Batam – Penolakan relokasi dari warga Rempang, Kecamatan Galang masih terus berlanjut, Dimana warga Rempang Batam masih melakukan aksi penolakan saat kedatangan Kepala BP Batam untuk melakukan pertemuan dengan di Tanjung Rempang Galang dengan warga, Selasa ( 03/10/2023).
Kedatangan BP Batam Muhammad Rudi bersama dengan tim pengembang untuk mencari solusi dengan masyarakat tempatatan asli penduduk melayu dan memasuki wilayah tanah wilayad.
Dari pantauan media warga menyambut kedatangan Kepala BP Batam dan tim pengembang dengan melakukan aksi penolakan seperti memegang beberapa tulisan di kertas karton penolakan relokasi, Warga rempang menuliskan Pak Jokowi mana janji sertifikat Kami, kami benci kekerasan, kami benci penghianat dan tolak relokasi harga mati, Kami Masyarakat Sembulang menolak relokasi, pengusuran atau pengeseran di tanah wilayat Melayu”. Allahu Akbar seruat ibu-ibu. ( Red ).( Jantua ).






