Keprionline.co.id, Lingga _ Aktivitas Kapal Sotong ganggu aktivitas nelayan Teluk Keriting Desa Kudung. Kapal kapal berukuran besar yang berasal dari luar Kabupaten Lingga ini, menyusur aktivitasnya ke areal tangkap nelayan hingga merusak jaring jaring ikan nelayan di areal laut Tanjung Nyang. Hal ini menyebabkan kerugian besar bagi nelayan lokal yang menggantungkan hidupnya dari hasil tangkap ikan.
“Nelayan telah pernah mengadukan hal ini ke Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Lingga. Namun, hingga kini belum ada respon dari instansi terkait,” kata salah seorang nelayan Teluk Keriting Desa Kudung, Baharudin, Senin (20/02/2023).
Dikatakan, jika kondisi ini terus berlangsung dipastikan akan menganggu perekonomian masyarakat yang menggantungkan hidup dari mencari ikan. “Sebenarnya kami tidak melarang aktivitas kapal Sotong jika mereka beraktivitas di luar area tangkap nelayan. Kalau tidak ada tanggapan dari pihak terkait kemana lagi kami harus mengadu,” lirihnya.
Selain kerugian material alat tangkap nelayan juga dirugikan dengan berkurangnya hasil tangkap dengan aktivitas kapal sotong tersebut. “Saat ini kondisi perekonomian sudah susah, seharusnya kami dibantu, jangankan bantuan malah sumber pendapatan kami diganggu tanpa ada solusi dari pemerintah,” imbuhnya.
Kepala Dinas DKP Kabupaten Lingga, Sutarman mengaku, DKP Lingga telah mendapatkan pengaduan dari nelayan Desa Kudung terkait hal ini. Pihaknya akan segera menindak lanjutinya.
“Saat ini saya masih dinas luar, namun Kabid saya telah melaporkan adanya pengaduan nelayan tersebut. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk mencari solusi pengaduan tersebut. Nanti saya hubungi kembali,” Ujarya.






