Keprionline.co.id, Batam – Lowongan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Provinsi Kepulauan Riau masih sepi peminat.
Sejak dibuka 11 Desember 2023 lalu, baru sekitar 30 persen warga yang mendaftarkan diri. Padahal kebutuhan lowongan petugas KPPS yang akan ditugaskan di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) saat Pemilu 14 Februari 2024 mendatang sebanyak 41.938 orang.
Komisioner KPU Provinsi Kepri, Jernih Mullyati Siregar, mengungkapkan proses pendaftaran petugas KPPS akan berlangsung hingga 20 Desember mendatang.
“Di Kepri baru 30 persen, kita sudah update setiap hari di setiap kabupaten dan kota,” ujarnya, Kamis (21/12/2023).
Untuk memenuhi kuota, ia melanjutkan, KPU di kabupaten/kota berupaya melakukan sosialisasi dan jemput bola ke kelurahan.
Menurut Jernih, masih sepinya minat warga mendaftar petugas KPPS ini merata di seluruh kabupaten/kota.
“Jika belum terpenuhi nanti akan minta penunjukan langsung dari lembaga pendidikan untuk mengirim perwakilan,” tambahnya.
Ia menambahkan peserta KPPS yang telah terpilih akan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Belajar dari pengalaman Pemilu 2019 lalu, karena banyak petugas KPPS yang sakit bahkan meninggal akibat kelelahan bertugas,” pungkasnya.
Adapun laporan terakhir jumlah pelamar petugas KPPS di masing-masing daerah. Diantaranya, Karimun 918 orang, Natuna 88 orang, Lingga 443 orang, Tanjungpinang 382, dan Batam 148 orang. (Red)






