KEPRIONLINE.CO.ID ,TANJUNGPINANG – Pemandangan yang kurang sedap terlihat di permukaan air laut di beberapa titik perairan kota Gurindam, Tanjungpinang hari ini, Rabu, (28/03/2018).
Air laut yang biasanya terlihat bersih dan jernih kini terlihat menghitam karena dicemari minyak yang diduga kuat berasal dari kapal yang mengalami kebocoran minyak di perairan Bintan.
Dalam pantauan keprionline.co.id di perairan sekitar Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, tampak tumpahan minyak tersebut sudah menimbulkan bau kurang sedap sehingga mengganggu kenyamanan para calon penumpang ferry yang berada di pelabuhan tersebut.
“Kita kaget melihat tumpahan minyak ini. Laut di sekitar pelabuhan ini menjadi tercemar. Kita yang berada di pelabuhan ini pun merasa kurang nyaman dengan aroma tidak sedap yang ditimbulkannya. Mudah-mudahan aparat berwenang dapat mengatasinya dengan segera,” kata Noven Sinaga, seorang calon penumpang ferry Oceana yang akan berangkat menuju Batam.
Sebelumnya diinformasikan bahwa Perairan Bintan terutama di sekitar perairan Lagoi tercemar minyak hitam yang di duga berasal dari tumpahan minyak dari kapal yang mengalami kebocoran. Angin kencang dan hujan deras dalam dia hari terakhir ini diduga membawa limbah minyak ini hingga ke Perairan Tanjungpinang.
Situasi ini harus segera diatasi. Karena tumpahan minyak ini dapat merusak ekosistem laut. Ikan-ikan dan biota laut lainnya bisa mati karena limbah ini. Jika hal ini terjadi tentu dapat berdampak buruk bagi para nelayan yang menggantungkan hidupnya pada hasil tangkapan ikan.
(KEPRIONLINE/TANJUNGPINANG/MANURUNG)





