Keprionline.co.id, Batam – Kapolsek Seibeduk, AKP Benny Syahrizal mengatakan,” alasan AN membunuh dan membuang bayi yang abru dilahirkannya karena takut ketahuan teman asramanya dan kontrak kerjany tidak diperpanjang lagi.
“Iya, pengakuan pelaku usai melahirkan korban di toilet asrama untuk pekerja pada Kamis (21/8/2023), AN panik karena bayi laki-laki yang baru dilahirkanya menangis sebanyak dua kali,tajukt ketahuan dengan teman asrama, AN menutup mulut korban hinga lemas, ” ujar AKP Benny Syahrizal .
“Melihat korban sudah lemas, AN langsung memasukan membungkus korban menggunakan handuk dan memasukan bayi laki-laki kedalam plastik lalu dibuang ke tempat sampah, dan melarikan diri ke kerumah orang tuanya Ngawi, Jawa Timur, dan pengakuan AN motif membunuh korban lantaran takut ketahuan sama perusahan dan teman asrama” ujar Beny.
Pelaku AN kepada media mengakui, menyesal melakukan perbuatan dan korban mengakui belum menikah dan bayi laki-laki hasil hubungan luar nikah, dengan pacarnya, Kekasih saya meningalkanku setelah saya diketahui hamil 1 bulan, ujar AN kepada media , Selasa ( 5/9/2023). ( Gordon ).






