KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL-Seorang anggota dewan berinisial SAR (38) yang juga kader PDIP membuat konspirasi video porno Ketua DPC PDIP Pangkep Abd Rasyid karena mengincar kursi Ketua DPC Pangkep. PDIP Sulsel menyerahkan kasus ini kepada kepolisian dan akan melakukan tindakan setelah proses hukum selesai.
“Ini kan sudah proses hukum di kepolisian. PDIP sangat sangat menghargai namanya hukum. Tinggal tunggu proses hukumnya bagimana,” kata Ketua Dewan Kehormatan DPW PDIP Sulsel, Andi Anshari Mangkona saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (23/12/2020).
Anshari menegaskan PDIP Sulsel akan memberi tindakan tegas usai seluruh proses hukum kasus video porno Abd Rasyid selesai. Namun Anshari belum mengungkapkan apa tindakan tersebut.
“Nanti setelah ada (keputusan hukum) baru kita sikapi. Yang pasti akan ada sanksi jika sudah ada keputusan hukum yang kita tahu,” ujarnya.
“Pelaku M membuat video yang berdurasi 12 detik menggunakan handphone miliknya atas perintah pelaku SAR,” kata Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo kepada detikcom, Sabtu (19/12).Diketaui, SAR (38) yang merupakan kader PDIP ingin Ketua DPC PDIP Pangkep Abd Rasyid lengser dari jabatannya dan digantikan oleh dirinya. Untuk memuluskan rencananya itu, SAR lalu meminta seorang wanita inisial M (39) untuk merekam adegan hubungan intimnya dengan Abd Rasyid.
Video porno Abd Rasyid kemudian tersebar di media sosial hingga akhirnya Abd Rasyid melaporkan kasus ini ke polisi. Dalam penyelidikan terungkap, SAR meminta M membuat video itu agar Abd Rasyid dicopot dari Ketua DPC PDIP Pangkep.
“Motifnya untuk sementara itu, kalau ketuanya ini bermasalah otomatis dia yang mengganti,” kata Kasubag Humas Polres Pangkep Aipda Agus Salim, Senin (21/12/2020).
Polisi menetapkan SAR dan pemeran wanita berinisial M sebagai tersangka kasus video porno Ketua DPC PDIP Pangkep, Abd Rasyid. Polisi menjelaskan SAR adalah orang yang menyuruh tersangka M merekam aktivitas seksualnya dengan Abd Rasyid.
Kendati demikian, polisi belum menjelaskan lebih lanjut apa yang menyebabkan tersangka M mau mengikuti permintaan tersangka SAR merekam video porno dengan Abd Rasyid.
“Saya belum sampai ke situ,” kata Agus.
Di awal kasus ini mencuat, Abd Rasyid sempat membantah dirinya sebagai pemeran video dan mengklaim wajah pemeran pria mirip dirinya dalam video tersebut sebagai hasil editan. Namun Polres Pangkep yang turun tangan melakukan penyelidikan mengungkap bahwa video porno tersebut asli dan Abd Rasyid sebagai pemeran.
Dalam keterangan polisi pada proses penyelidikan sebelumnya, diketahui bahwa video porno yang viral tersebut tidak dibuat di Pangkep, melainkan di Kota Makassar.Berkembangnya penyelidikan polisi tersebut juga membuat Abd Rasyid mengakui dirinya sebagai aktor dalam video porno tersebut. (Sumber Detiknews)






