Keprionline.co.id, Karimun – Dua tim sukses calon legeslatif yang berbeda tetap menjalin kebersamaan walaupun beda dukungan. Kedua tim sukses ini adalah Maniur Tua Simamora tim sukses dari calon sementara Dewan Perwakilan Rakyat ( DPRD) Karimun, Binner Manalu dari Partai Nasdem dapil IV Meral – Tebing, dan Jonri Pasaribu tim sukses dari calon sementara DPRD, Sappe Sinaga dari Partai Demokrat dari dapil yang sama.
“Kita ini adalah saudara, tetap menjungjung nilai silaturahmi dari pada politik, Kami tetap menganggap politik sebagai ajang pemersatu bukan ajang pemisah. ”
” Saya dan Jonri Pasaribu mengajak seluruh elemen masyarakat Karimun menjadikan jati diri pemilu sebagai instrumen demokrasi yang berorientasi pada persatuan bangsa. Pemilu adalah arena kompetisi, bukan pertempuran di antara anak bangsa, ujar Maniur Tua Simamora.
Sementara, Jonri Pasaribu mengatakan, Kebersamaan ini, jadi bukti bahwa kedewasaan dalam politik harus kita jungjung, Beda pilihan politik bukan berarti kita harus bermusuhan atau tidak bersilaturahmi.
“Keberbedaan pilihan politik itu adalah sah dan tidak dilarang. Keabsahan berbeda dalam pilihan politik juga terkandung arti penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia untuk tidak selalu harus sama dalam memilih. Kesalahan dalam mengartikan keberbedaan pilihan politik menjadi penyebab ketidaksukaan dan kebencian terhadap pemilih berbeda.”
“Intinya berbedaan adalah bagian dinamika biasa dan tidak harus disikapi dengan tindakan kontraproduktif, tetapi lebih baik menggunakan cara rasionalitas kedewasaan menghadapi keberbedaan tersebut, kita tetap satu untuk mendukung pembangunan Kabupaten Karimun, kata Jonri Pasaribu kepada media Keprionline.co.id saat ditemui disalah satu rumah makan khas batak di Tanjung Balai Karimun, Rabu ( 6/9/2023). ( Jantua ).






