Sabtu, 5 September 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home SERBA - SERBI

Istri Aipda Roni Ungkap Kekejian Suami saat Bunuh Dua Wanita, Lihat Korban Wajahnya Dilakban

kepri online
13 Juli 2021
di SERBA - SERBI
0
Istri Aipda Roni Ungkap Kekejian Suami saat Bunuh Dua Wanita, Lihat Korban Wajahnya Dilakban
Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID, NASIONAL – Elvrina Makmur Chaniago alias Pipit adalah istri Aipda Roni Syahputra, anggota Polres Pelabuhan Belawan.

Aipda Roni Syahputra merupakan terdakwa pembunuh dua wanita masing-masing Riska Fitria (21) dan Aprilia Cinta (13).

Baca Juga

Golisimo Profile Picture: Czy Warto Dodać?

5 September 2026
1

Boho Casino Blacklist-Status bei Regulierungsbehördeen

5 September 2026
2

Saat dihadirkan dalam gelar persidangan di PN Medan, Pipit menangis sesenggukan.

Dia tak kuasa mengingat kasus pembunuhan yang dilakukan suaminya.

Menurut Pipit, kedua korbannya sebelum dibuang di tempat terpisah sempat dibawa pulang ke rumah mereka yang ada di Marelan.

Di rumah itu pula, Pipit menyaksikan wajah kedua korban dalam kondisi dibalut lakban.

“Saya diancam pakai keris pak, didekatkan ke perut saya, lalu saya dibentak disuruh masuk ke kamar. Karena takut saya langsung masuk kamar, terus dia kunci dari luar,” kata Pipit di hadapan hakim ketua Hendra Sutradodo, Senin (12/7/2021).

Pipit bilang, saat dikurung di kamar, dia tak tahu lagi apa yang dilakukan suaminya itu.

Hanya saja, kata Pipit, saat suaminya membawa kedua korban ke rumah, dia melihat kedua korban dalam keadaan lemas.

“Satu malam saya dikurung. Waktu dia pulang piket, saya panggil, saya gedor-gedor pintu kamar, tapi enggak dibuka. Lalu dikeluarkan saya hari Minggu pagi. Katanya ayo jalan-jalan,” terang Pipit.

Setelah masuk ke dalam mobil, Pipit kaget.

Ternyata di dalam mobil, persisnya di bangku belakang, kedua korban sudah tak bergerak.

Pipit saat itu tidak bisa memastikan, apakah kedua korban sudah meninggal dunia atau belum.

Hanya saja, lanjut Pipit, keduanya sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan lagi.

“(Kondisinya) sudah enggak dilakban dan enggak diikat lagi tangannya, matanya tertidur. Cuma saya enggak tahu sudah tak bernyawa apa masih hidup,” ucapnya.

Karena penasaran, Pipit sempat bertanya pada Aipda Roni Syahputra tentang kondisi kedua korban.

Namun, lanjut Pipit, pertanyaannya itu dibalas dengan ancaman keris ke bagian perut.

“Saya diancam lagi, namanya saya ketakutan saya enggak berani lagi ngomong apa-apa. Selanjutnya dia bawa putar-putas sampai ke daerah Parbaungan sekitar jam 8 malam, terus dibuka pintu samping ditariknya satu orang (korban) dibuang, dia masuk mobil terus tancap gas,”

“Saya enggak berani nanya, saya cuma istighfar, ya Allah kenapa jadi begini suami saya. Karena saya tahu dia enggak kayak gini,” ucapnya sambil menangis.

Sete;ah dari Perbaungan, mereka singgah di kawasan Batangkuis.

Ketika itu, mobil dihentikan di satu sungai kecil.

Lalu, Aipda Roni Syahputra membuang sebuah handphone dan bungkusan plastik yang tidak Pipit ketahui isinya.

Dari sana, mereka pergi ke daerah Pulo Brayan, persisnya di sekitar Polsek Medan Barat.

Di sana, jenazah korban kedua dibuang.

Lagi-lagi Pipit diancam jangan buka mulut.

“Kau jangan buka mulut, kalau enggak kau juga akan ku bunuh. Selama 16 tahun saya berumah tangga, dia enggak pernah kayak gini,” katanya.

Meski demikian, saksi mengaku tidak mengetahui bagaimana terdakwa menghabisi nyawa kedua korban.

Selanjutnya kata saksi, tiga hari kemudian suaminya ditangkap.

“Demi Allah saya enggak tahu bagaimana cara dia menghilangkan nyawa kedua korban,” ucapnya menangis tersedu-sedu.

Saat dicecar hakim bagaimana hubungan antara saksi dan suaminya Roni, ia mengaku suaminya memang sering bersikap kasar padanya.

“Memang sering kasar pak, tapi sama saya aja. Yang lain, anak, enggak (kasar). Tapi saya enggak menyangka sampai begini pak,” ucapnya.

Usai mendengar keterangan saksi, Terdakwa Roni yang mengikuti sidang secara daring tidak membantah semua keterangan istrinya itu.

“Benar itu semua pak hakim,” cetusnya.

Diketahui, jenazah Riska Fitria dan Aprilia Cinta ditemukan pada 22 Februari 2021 lalu.

Jasad keduanya ditemukan di tempat terpisah.

Jenazah Riska ditemukan di kawasan Deliserdang, sementara Aprilia di Medan Barat.

(Sumber: tribun-medan.com)

Tags: IstriPembunuhanPolisiPolres BelawanSuamiWanita
Sebelumnya

P2G: Ada Orang Tua Yang Percaya Vaksin Berisi Chip Dari Negara Tertentu

Berikutnya

Pertama Disduk Capil Lingga, Rekam KIA di Wisata Batu Berdaun

Berita Terkait

SERBA - SERBI

Golisimo Profile Picture: Czy Warto Dodać?

5 September 2026
1
SERBA - SERBI

Boho Casino Blacklist-Status bei Regulierungsbehördeen

5 September 2026
2
SERBA - SERBI

22bet AGB einfach erklärt

5 September 2026
2

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    Akibat Candu Film Dewasa, Suami Terkejut Saat Nonton Video Syur, Pemeran Wanitanya Tak Asing

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tim Penduli Lahan Isenabasa Temukan Kejanggalan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Disduk Karimun Sosialisasikan IKD di Kantor Imigrasi Karimun

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Video Seks Mirip Gisel Viral, Ahli Telematika Roy Suryo Sebut Bentuk Pipi Pelaku Beda

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Bersama Pemdes Pangke Barat, Polres Karimun Tanam Jagung Pipil di Lahan Seluas  2 Hektar

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset Pemkab Lingga Diduga Hilang, Kinerja Internal Pemda Lingga Jadi Sorotan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tekan Peredaran Narkoba,Polres Karimun Musnahkan 321,83 Gram Sabu dan 11,89 Gram Ganja

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Syamsul Paloh: Deklarasi Anti Narkoba Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kebanyakan Nonton Bokep, Adik Cabuli Kakak Kandung Hingga Hamil

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.