Kamis, 9 Juli 2026
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Penyebar Informasi Tanpa Batas
  • BATAM
  • KARIMUN
  • KEPRI TANJUNGPINANG
  • BINTAN
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Penyebar Informasi Tanpa Batas
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
HOME BATAM KARIMUN KEPRI TANJUNGPINANG BINTAN PASANG IKLAN Pedoman Media Siber
Home OPINI

Dilema Belajar di Masa Covid 19

Redaksi
16 November 2020
di OPINI
0
Dilema Belajar di Masa Covid 19

Foto ilustrasi

Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Twitter

KEPRIONLINE.CO.ID.OPINI – Ketika proses pembelajaran tatap muka saja masih menghasilkan kwalitas pengembangan keterampilan dan penanaman nilai-nilai sikap dan karakter bahkan pengetahuan yang rendah, sekarang seluruh tenaga guru serta warga sekolah sekolah harus berjuang menggunakan IT, pembelajaran harus terus dilakukan dengan cara jarak jauh. Serta mengajarkan keterampilan yang sangat memerlukan real model serta menanamkan nilai-nilai sikap dan karekter yang sangat butuh figur yang dapat diindra langsung oleh siswa dalam kehidupan nyata.

PENULIS SUDIYARTI,S.Pd.SD – GURU SDN 001 KUNDUR UTARA, KABUPATEN KARIMUN,PROVINSI KEPULAUAN RIAU .

Untuk melakukan pembelajaran jarak jauh pun seluruh siswa dan guru tetap saja akan sangat mempengaruhi kualitas pendidikan. Selama ini pembelajaran kita masih dianggap knowledge oriented, sebagian besarnya baru transfer pengetahuan saja yang tampak dan masih dinilai kurang pada proses pengembangan keterampilan dan nilai-nilai sikap/karakter.apalagi untuk siswa kita di Sekolah Dasar.

Baca Juga

Ini Isi Pernyataan Sikap Organisasi Pemuda Lintas Iman 

Ini Isi Pernyataan Sikap Organisasi Pemuda Lintas Iman 

1 September 2025
33
Prof Harris Arthur : Progam Sekolah Rakyat Solusi Atasi Kemiskinan dan Putus Sekolah

Prof Harris Arthur : Progam Sekolah Rakyat Solusi Atasi Kemiskinan dan Putus Sekolah

27 Agustus 2025
21

Peran serta guru harus membuka diri belajar menjadi seorang mentor dan berlapang dada. Karena faktanya era saat ini informasi pengetahuan sudah tergantikan oleh Maha Guru bernama Google. Anak SD pun sudah bisa membuat aplikasi seperti lulusan S1 Teknik Informatika. Jadi jangan berharap menjadi guru yang pintar melebihi google, namun sebaiknya kita geser peran guru sebagai mentor anak, pemberi semangat, tempat anak berdiskusi, membantu anak merefleksikan masalah yang dihadapi. Karena Hal-hal seperti ini yang tidak akan dapat tergantikan oleh Teknologi.

Peran serta guru dig ganti peran serta orang tua yang selalu setia m,embimbing di rumah membantu siswa memahami tranformasi ilmu yang di kirim lewat jaringan internet atau WA. orang tua harus bisa mengajar seperti guru, bahkan harus menguasai kurikulum. Namun orang tua harus belajar memerankan sebagai pelatih (coach) dimana dengan bermodal bertanya dan mendengarkan anak, bisa menumbuhkan keingintahuan anak serta bisa memicu critical thinking dan kreativitas anak. Lupakan peran orang tua sebagai wasit yang hanya memarahi, menghukum dan memberi label buruk pada anak. Itupun kalau orang tuanya sudah modern yang sudah pegang HP androit, dan punya pengalaman belajar karena di daerah pedesaan banyak orang tua yang kerjanya hanya di kebun saja.

Belum lagi banyak daerah-daerah pedesaan hanya sekitar 25% saja siswa dan para guru kita yang bisa mengadakan dan mengikuti pembelajaran jarak jauh, hal ini diakibatkan oleh banyak sekali faktor, mulai dari faktor keterjangkauan jaringan internet, kemampuan guru memanfaatkan teknologi IT, kesiapan orang tua siswa dalam menyediakan perangkat pembelajaran, kemampuan siswa dan masyarakat dalam menggunakan IT, faktor pembiayaan dan berbagai masalah lainnya.

Sementara membiarkan siswa di rumah sampai awal tahun 2021 tanpa kegiatan belajar dengan kondisi orang tua yang tidak bisa membimbing dan mengarahkan, hanya akan membuat anak kita mengalami penurunan motivasi dan semangat belajar serta semakin membuat mereka kecanduan oleh ganget, game online dan televisi. Sementara memilih membuka kegiatan persekolahan di tengah-tengah penyebaran wabah yang masih tinggi dan diperparah oleh sulitnya mendisiplinkan masyarakat juga sangat beresiko terjadinya penyebaran virus pada anak-anak. Mungkin iya sekolah siap dibuka dengan protaf corona yang ketat namun apakah masyarakat sesiap sekolah untuk taat ?
Pemerintah dan seluruh pihak harus bersegera benar-benar memikirkan tentang apa dan bagaimana proses pendidikan anak-anak kita ini akan dibangun dan dikontruksi di masa pandemi, jangan kalah oleh anggapan pentingnya ekonomi. Harus segera ada langkah tegas dan jelas agar tragedi virus corona tidak disusul oleh tragedi intelektual dan peradaban. ( PENULIS SUDIYARTI,S.Pd.SD – GURU SDN 001 KUNDUR UTARA )

Sebelumnya

Memprihatinkan, TKI Asal Kepri di Solomon Bekerja Tak Dibayar Selama Pandemi

Berikutnya

Sosok Seorang Guru

Berita Terkait

Ini Isi Pernyataan Sikap Organisasi Pemuda Lintas Iman 
OPINI

Ini Isi Pernyataan Sikap Organisasi Pemuda Lintas Iman 

1 September 2025
33
Prof Harris Arthur : Progam Sekolah Rakyat Solusi Atasi Kemiskinan dan Putus Sekolah
KEPRI TANJUNGPINANG

Prof Harris Arthur : Progam Sekolah Rakyat Solusi Atasi Kemiskinan dan Putus Sekolah

27 Agustus 2025
21
OPINI

Implikasi dan Dinamika Tiga Calon Capres Cawapres Dalam Pesta Demokrasi di Indonesia

21 Desember 2023
74

TV KEPRIONLINE

https://www.youtube.com/watch?v=RmUtzkMvAog

Berita Populer

  • Dua Oknum Diduga PNS Bintan Mesum di Pantai Trikora Dipanggil Hari Ini, Ternyata Pegawai Honorer

    Viral ! Videon Bidan PNS Mesum di Dalam Mobil 

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tokoh Masyarakat Desak Panitia Bertanggung Jawab atas Gagalnya Kontingen Pesparawi Kepri ke Manokwari

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jaksa Agung Instruksikan Seluruh Kejati dan Kejari Bersinergi dengan SMSI Dukung Program Jaga Desa

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketua GAMKI Batam Sambut Kehadiran POLTEVARA, Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Industri

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Sengketa Lahan di Karimun, Iskandar Tio: “Saya Difitnah”, Nama Baik Saya Dicemarkan Oleh Nia Wulandari Bagus Selaku Direktur Utama

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Aset Yayasan Isenabasa Barelang Diduga Beralih, Tim Peduli Isenabasa Dibentuk untuk Mengusut Dugaan Pengalihan Lahan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kapolres Karimun Pimpin Sertijab Enam Jabatan Strategis

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pemprov Kepri Kucurkan Rp2,9 Miliar untuk Rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dewi Kumalasari Buka Bazar dan Expo MTQ XII Kepri 2026, Dorong UMKM Naik Kelas

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polemik Kualitas Udara Debu Blasting PT Saipem, Warga Kampung Ambat Jaya Desa Pangke : Pertanyakan Acuan PT SI

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Penyebar Informasi Tanpa Batas

Alamat Redaksi :

Jln. Raja Oesman Kel Harjosari
Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun
Provinsi Kepulauan Riau
Telepon : 0777 7363866

Hubungi Kami :

PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA
info@keprionline.co.id

  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • #14456 (tanpa judul)
  • Disclaimer
  • PASANG IKLAN
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Susunan Redaksi keprioline.co.id
  • Tentang Kami
  • Terms-and Conditions

© 2020 Kepri Online - PT.EMWIL SERIBU LINTAS MEDIA - All Right Reserved.