Keprionline.co.id, KARIMUN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mengalokasikan bantuan keuangan khusus sebesar Rp2,9 miliar untuk rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur, Kabupaten Karimun. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Pulau Kundur dan wilayah sekitarnya.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik, representatif, dan siap menghadapi kebutuhan masyarakat.
“Program strategis ini merupakan salah satu wujud nyata tanggung jawab pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang representatif, modern, dan tanggap darurat bagi masyarakat,” ujar Ansar Ahmad, Sabtu (4/7/2026).
Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepri. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan. Ia menilai rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan yang lebih memadai dan nyaman.
“Perhatian dari provinsi melalui dana BKAD ini menjadi energi tambahan bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Karimun,” katanya.
Iskandarsyah menjelaskan, rehabilitasi rumah sakit akan segera dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan status RSUD Tanjung Batu Kundur dari Rumah Sakit Tipe D Pratama menjadi Rumah Sakit Tipe D.
Dari total anggaran yang diterima, sekitar Rp2,3 miliar akan digunakan untuk pembangunan dan rehabilitasi ruang rawat inap yang mampu menambah kapasitas sebanyak 30 tempat tidur. Sementara sekitar Rp700 juta dialokasikan untuk melengkapi fasilitas medis penting, seperti tempat tidur pasien dan tiang infus.
“Bantuan ini dipersiapkan untuk jangka panjang. Salah satu syarat rumah sakit Tipe D adalah memiliki minimal 50 tempat tidur. Saat ini tersedia 20 tempat tidur, sehingga dengan penambahan 30 tempat tidur, persyaratan tersebut akan terpenuhi,” jelasnya.
Selain menambah kapasitas, rehabilitasi juga akan meningkatkan kenyamanan pasien. Ruang rawat inap yang sebelumnya masih menggunakan kipas angin akan ditingkatkan sesuai standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), termasuk dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC). Menurut Iskandarsyah, RSUD Tanjung Batu Kundur juga telah memiliki kesiapan sumber daya manusia, terutama tenaga kesehatan dasar seperti perawat dan bidan.
Ia menambahkan, peningkatan status rumah sakit menjadi Tipe D akan membuka peluang memperoleh alokasi dokter spesialis dari pemerintah, sehingga masyarakat Kundur dapat menikmati layanan kesehatan rujukan yang lebih lengkap tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
“Kehadiran tenaga medis spesialis menjadi target penting agar masyarakat Kundur dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif di daerahnya sendiri,” ujarnya. (Gordon)
