KEPRIONLINE.CO.ID,NASIONAL-Beredar sebuah video yang menampilkan 2 bocah menyuarakan narasi perjuangan meninggalkan ayah dan ibu untuk berjuang dibawah komando Habib Riziq Shihab, komisi perlindungan anak indonesia (KPAI) meminta semua pihak umtuk tidak memviralkan video tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak dua anak laki-laki duduk bersebelahan, mereka mengenakan kopiah dan busana muslim.
Kedua bocah tersebut juga menyebut Habib Riziq pahlawan anti-kezaliman dan pembela kebenaran, mereka juga menyuarakan dukungan kepada persaudaraan Alumni (PA) 212.
KPAI angkat bicara soal sebuah video yang beredar itu, KPAI mengatakan narasi yang terbuat dari video itu mengandung unsur provokasi dan dikhawatirkan ditiru anak-anak lain.
“Saat ini masih beredar di medsos, anak-anak menyuarakan narasi perjuangan, tinggalkan ayah, ibu relakan berjuang dibawah komando HRS, hingga rela mati di medan perang” ujar ketua KPAI Susanto kepada wartawan, Senin (7\12\2020).
KPAI meminta video tersebut tidak diviralkan, KPAI menyoroti video yang rentan membuat konten provokasi.
“Perlu kami sampaikan bahwa kepada semua pihak agar tidak memviralkan video tersebut, narasi dalam video tersebut rentan mengandung provokasi kepada anak lain dan masyarakat melakukan hal yang tidak dibenarkan” kata Susanto.
KPAI meminta agar anak- anak Indonesia tidak terprovokasi atas ajakan tersebut, selain itu KPAI meminta para orang tua untuk tidak melibatkan anak untuk melakukan hal yang provokatif.
“Kami mengimbau kepada anak indonesia agar tidak terprovokasi ajakan dalam video dimaksud, selain itu kepada orang dewasa agar tidak mengajak, menyuruh atau mengindoktrinasi anak melakukan tindakan provokatif yang bertentagan dengan koridor hukum, biarkan mereka tumbuh dan berkembang sesuai fase perkembangannya” ujar Susanto
Untuk diketahui, Habib Riziq yang merupakan pimpinan FPI sudah pulang ke indonesia pada pertengahan November. Habib Riziq sempat mengelar acra maulid Nabi di pertempuran dan tampak ada peserta yang membawa anak-anak. (Sumber Detiknews)






