keprionline.com, Natuna – Bupati Natuna akan membentuk tim untuk melakukan pembahasan masalah perbatasan wilayah dalam waktu dekat ini untuk di pusat nanti, supaya masalah mengenai perbatasan cepat selesai sehingga tidak berlarut – larut sehingga apa yang menjadi hak kita dapat kita mamfaatkan,” kata Bupati Nantuna dalam rapat sidang paripurna , ( 3/6 ).
Rapat Paripurna yang di laksanakan di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kab Natuna ini membahas tentang masalah kelistrikan dan batas wilayah Kabupaten Natuna, dimana dalam batas wilayah ini salah saru hal yang paling penting karenakan hasil SEISMIK PT.LUDIN di duga memasuki wilayah perairan Kabupten Natuna bukan Kabupaten Anambas.
Sementara itu pemadaman listrik yang masih terjadi Natuna masih menjadi permasalahn serius di Kabupaten Natuna, karena secara notabenya giliran pemadaman listrik bukan hanya berlaku terjadi di kota natuna tetapi di aderah pulau – pulau yang ada di sekitar natuna juga terjadi.
Bupati Natuna dalam Rapat Paripurna itu menyampaikan,” bahwa pemerintah kabupaten Natuna akan mengeluarkan anggaran untuk membeli mesin pembangkit listrik untuk pulau pulau terluar guna memenuhi kebutuhan listrik masyarakat,” Kita akan mengeluarkan anggaran untuk pembelian mesin pembangkit listrik dengan daya lebih besar.
Diharapkan kedepanya kita bisa memberikan garansi pada pihak investor bahwa listrik kita mampu beroperasi dengan baik,pembilian mesin ini akan menjadi aset daerah sebagai investasi dalam rangka menciptakan kesejahteraan masyarakat natuna,tentunya hal ini tidak lepas dari keterlibatan PLN dalam merealisasikanya. ( Adk/ 25 – KO )





