KEPRIONLINE,CO,ID, BATAM – Banyak cerita sukses yang berawal dari kegagalan, namun tak sedikit juga cerita semakin hancurnya hidup karena frustasi berkepanjangan. Semua tergantung kita dalam menghadapi persoalan.
Sebelum masuk ke parargraf berikutnya, penulis teringat akan kata dari Om Bob Sadino ia mengatakan, belum dapat disebut Sukses jika seseorang belum mengalami kegagalan berkali-kali. Jatuh berkali-kali. Setelah merasakan sakitnya gagal, bangkit, dan tahu nikmatnya berhasil, saat itulah ia baru tahu maknanya Sukses.
Artinya, jika kita tidak pernah mengalami masa-masa gagal dan tidak pernah bangkit lagi sampe kemudian meraih sukses bagaimana mungkin menjadi seorang pengusaha yang sukses.
Kegagalan tidak perlu dengan frustasi dan dendam ditanamkan di dalam diri. Karna itu akan menjadi jalan gelap. Namun niatkan ke diri menjadi sesuatu motivasi kehidupan untuk melangkah meraih kesuksesan.
Marah, sedih, kecewa, down, frustasi, putus asa, hilang harapan, dan penyesalan. Semua ini adalah perasaan yang “sangat normal” dan manusiawi ketika mengalami kondisi tersebut.
Berterima kasihlah pada kegagalan-kegagalan yang terjadi, ditipu orang, dikomplain pelanggan, tertimpa rugi bertubi-tubi, hampir kolaps, dicibir teman, keluarga dan saudara, janganlah menjadi dendam namun berterima kasihlah pada mereka karena itu adalah Vitamin sekaligus motivasi bagi kita untuk menuju sukse yang sesungguhnya. Percayalah dengan melangkah serta niat untuk merubah kehidupan
Penulis mengutip kalimat terbaik dari seorang sahabat Nabi Muhammad SAW, Ali bin Abi Tholib RA yang mengatakan, Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik. Makna yang sangat dalam dan luas bila diartikan dalam kehidupan.
Setelah memahami hidup memang tidak sempurna, bukan berarti kemudian kita berpangku tangan saja. Pasrah total dan tidak melakukan apa-apa. Dan memendam dendam atas kehidupan yang dialami.
Pandang lah setiap masalah sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang, setiap masalah ada solusinya. Setiap kesulitan ada jalan keluarnya.
Setiap pertanyaan ada jawabannya, tergantung kita mau belajar atau tidak, tekun berusaha atau tidak.
Jika kita melakukan perubahan namun hanya dalam satu dua hari saja, maka hasilnya tidak maksimal. Proses perubahan tidak terjadi secara instant, perlu kesabaran, kegigihan, dan konsistensi dalam mewujudkan perubahan tersebut.
Yang acap terjadi, orang terlalu mudah menyerah dengan tantangan dan proses meraih apa yang diharapkan. Seburuk apapun kondisi kita saat ini, selalu ada harapan dan kesempatan untuk berubah ke arah yang lebih baik.
Hidup memang tidak sempurna. Ada kegagalan dan kesalahan. Fokus kita belajar dari kegagalan dan segera berkembang. Salah itu biasa, gagal itu biasa, gagal itu bagian dari sukses. Tetaplah konsisten melakukan perubahan dan perbaikan.
Setiap orang punya cara yang berbeda dalam menghadapi kesalahan atau kegagalan. Beberapa orang bisa bangkit dari kesalahan mereka, namun ada juga yang gagal. Apa yang membedakan mereka, hal itu terletak pada kerendahan hati. Orang yang sombong sulit menerima kegagalan dan hal ini membuat mereka tidak bisa maju. Mereka lebih suka mencari pembenaran dan menyalahkan orang lain.
Artinya, semua orang pasti pernah gagal dan bisa melakukan kesalahan. Namun yang terpenting segera move on, berdamai dengan masa lalu, mengakui kesalahan, mau berubah dan bangkit untuk menjadi pribadi yang berbeda dan lebih baik.
Selain itu yang membedakan orang sukses dan tidak adalah bagaimana cara mereka menghadapi rasa dendam dan frustrasi yang pernah miliki.
Berpikir positif dan selalu tenang dalam melakukan segala hal saat berusaha menggapai impian.
Jika ingin sukses, perjuangan lainnya yang juga harus kita lakukan adalah terus berkembang. Terus berinovasi dan memperbarui pola pikir kita. Bahkan sebuah sistem saja harus diupgrade agar bisa menjadi lebih baik, apalagi diri kita yang sangat banyak kekurangannya ini kan? Jadi, jangan pernah berhenti belajar, selalu terbuka dengan berbagai saran dan masukkan. Agar kita bisa terus memperbaiki diri dan pola hidup dalam meraih kesuksesan.
Seperti kata pepatah yang saya paparkan di atas yaitu “bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian” . kesuksesan tiada yang instan, tiada yang berhasil tanpa ada perjuangan. Tanpa melalui jalan yang berliku, tanpa melalui pengalaman-pengalaman walau itu pahit. Kunci yang pertama adalah selalu mengingat Allah SWT , selalu bersyukur atas nikmatnya. Terus belajar berjuang yang pasti nya rencana AllahSWT itu lebih indah dari rencana kita. (*/oki)






