Keprionline.co.id, Karimun – Seorang suami di Meral berinisial Y (22) sanggup membuat cerita fiktif demi mengkelabui keluarga hingga viral di media sosial.
Pengakuan Y membuat heboh warga Karimun dengan sebuah pesan berantai terkait aksi pembegalan melalui grup WhatsApp.
Kasat Reskrim AKP Gidion Karo Sekali, S.I. saat dimintai keterangan membenarkan kejadian tersebut. Menurut Gidion berdasarkan pengakuan Y, ia dibegal oleh 4 orang di sekitar Jl. Bukit Tembak daerah PT. Grace Marine. Dan selanjutnya ditemukan oleh karyawan perusahaan yang sedang melintas dan mengantarnya ke rumah korban. Senin (13/11/2023)
“Berdasarkan pengakuannya, Anggota Polres Karimun melakukan penyelidikan terhadap kendaraan Y yang sempat dijual di Plaza Motor, Namun tidak adanya tanda-tanda kerusakan akibat terjatuhnya atau tabrakan kendaraan”, ujar Gidion.
Saat ditelusuri, Y mengaku kepada petugas tidak pernah dibegal tetapi depresi akibat masalah dalam rumah tangganya.
“Y mengakui tidak pernah mengalami peristiwa begal dan mengarang membuat cerita tidak benar kejadian yang dialami. Pelaku mengakui sedang terlilit berbagai permasalahan keluarga akibat faktor ekonomi dan sering bertengkar dengan istrinya”, ucap AKP Gidion
Akibat ulahnya, Y diminta untuk memberikan klarifikasi kepada seluruh warga Karimun dan menjelaskan keadaan yang sebenarnya. Se
“Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat karimun yang telah menyebarkan informasi telah dibegal pada hari Senin 6 November 2023 di jalan menuju pelabuhan Roro Parit Rempak Meral, sehingga membuat resah masyarakat. Dengan ini saya nyatakan bahwa informasi saya di begal tidak pernah terjadi, saya merekayasa cerita karena merasa depresi karena sedang mengalami masalah keluarga dan ekonomi, kebohongan itu dibuat agar keluarga percaya dan iba kepada saya”, kata Y didampingi keluarganya di Mapolres Karimun. (Jnt)






