KEPRIONLINE.CO.ID, TANJUNGPINANG ~ Evaluasi Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Riau berlangsung hari ini 28/09 di Meeting room “Gurindam” Hotel Comfort-Tanjung Pinang.
Komisi Penanggulangan HIV/AIDS(KPA) Provinsi Kepri lakukan Pertemuan Evaluasi KPA yang dikomandoi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepri.
Kabid Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Provinsi Kepri H. Irmansyah Dinas Kesehatan Provinsi Kepri mengatakan betapa perlunya penanganan HIV/AIDS dan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) lebih baik lagi.
“Kita yang concern dengan HIV/AIDS dan ODHA ini harus lebih meningkatkan pelayanan kita. Data dari KPA mengatakan bahwa angka kasus HIV/AIDS dan ODHA terus meningkat dari tahun ke tahun. Tentu kita harus lebih berjuang lagi untuk menekan angka itu,” katanya.
Lebih lanjut Irmansyah juga menyoroti adanya laporan bahwa di Kepri ada ditemukan bayi yang terpapar HIV.
“Ini sangat memprihatinkan. Kita harus lebih gencar dalam mengkampanyekan bahaya HIV/AIDS ini ke masyarakat. Kita tidak ingin Ada keluarga yang bayinya terpapar HIV. Kasihan generasi kita nanti,” katanya.
Sementara itu dijelaskan juga tujuan pengendalian HIV/AIDS seperti tertuang dalam Permenkes tahun 2013 yaitu menghentikan epidemi AIDS tahun 2030.
“Semoga itu semua dapat kita capai dan Indonesia benar-benar bebas dari epidemi itu,” pungkasnya.
Sementara menurut Kordinator KPA Kepri, Harmoni, mengatakan bahwa keseriusan semua pihak sangat dibutuhkan dalam penanganan HIV/AIDS dan ODHA.
“Kami di KPA tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kontribusi dari berbagai pihak dalam penanganan/pengendaliannya. Mari kita kampayekan bersama bahaya HIV/AIDS ini,” katanya. ( KEPRIONLINE-TANJUNG PINANG/GIBSON MANURUNG ).





