Keprionline.co.id, Tanjungpinang – Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) Kota Tanjungpinang, Dimas mengatakan, saat ini di Kota Tanjungpinang banyak dugaan barang-barang seludupan yang masuk ke Tanjungpinang dan ini kami simpulkan bersasarkan hasil penelusuran kami dilapangan beberapa waktu lalu, ujar Dimas.
Dari hasil patauan kami dilapangan barang-barang seludupan berupa barang-barang elektronik, handphone, laptop, ban kendaraan, pakaian bekas atau ball press dan rikok non cukai ujar Dimas. ‘
Masuknya barang-barang seludupan ini karena lemahnya pengawasan dari pemerintah khususnya bea cukai dan dinas perdangan dan perindustrian Kota Tanjungpinang, Selain itu kami juga menduga ada keterlibatan oknum-oknum tertentu sehingga barang-barang ini bisa masuk dengan lancar ke Kota Tanjungpinag, ujar Dimas.
Jadi kita meminta penegak hukum di melakukan tindakan nyata terkait dengan temuan dugaan barang seludupan ini di di gudang km 9. Tepatnya, di toko Mega Com dan gudang milik Jepri Sucen yang terletak Jln. Uban Pinang Kencang, ujar Dimas.
Kalau Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak melakukan pergerakan, KNPI Kota Tanjungpinang akan melaporkan penyelundupan ini ke pusat, dan kami komitmen akan terus memantau dan melakukan aksi demonstrasi meminta pemerintah serius memberantas penyelundupan barang ilegal di wilayah Tanjungpinang karena ini sudah jelas merugikan negara. ujar Dimas kepada media saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Senin ( 24/02/2024). ( Juanda / Red ).






