Keprionline.co.id, Karimun – Pekerjaan Proyek Batu Miring di Desa Bukit Belah Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga.dilakukan tanpa ada plang proyek. Kondisi ini jelas baikan Undang undang keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) hingga kegiatan ini terkesan seperti Proyek Siluman. Berdasarkan pantauan media ini, Kamis (14/8/2024),
Terlihat pembangunan telah dilakukan, namun akibat tidak adanya papan informasi, tidak dapat dilakukan pengawasan karena tidak sedikitpun informasi yang bisa dijadikan acuan apakah proyek tersebut dilakukan sesuai dengan kontrak.
Berdasarkan UU KIP Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.
Menanggapi hal ini, Ketua Projo Kabupaten Lingga, Selamat Riadi menduga bahwa pengerjaan proyek tersebut dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan alias asal jadi. Ia merasa kecewa dengan adanya pekerjaan yang seharusnya bermanfaat dengan maksimal untuk masyarakat
“Kami minta instansi terkait pekerjaan proyek ini dapat maksimal melakukan tugasnya untuk melakukan pemantauan langsung ke lapangan,” ucapnya.
Tidak hanya itu, hingga saat ini masyarakat setempat tidak mengetahui dengan pasti siapa yang mengerjakan pekerjaan bangunan batu miring tersebut. Satu orang warga mengatakan bahwa proyek tersebut adalah pekerjaan dari Pemprov Kepri, satu masyarakat lainnya menyebut kegiatan Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD dan warga lainnya menyebut proyek dari Dinas PUPR Kabupaten Lingga.
“Tidak tahu sumber anggaran dari mana proyek siluman ini, instansi terkait harus segera menjelaskannya kepada masyarakat,” tegasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lingga, Novrizal enggan memberikan jawaban terkait hal ini. Ketika dikonfirmasi pria yang digadang maju mendampingi M.Nizar untuk maju di Pilkada 2024 ini, hanya meminta media ini untuk menghubungi Kabid SDA PUPR Lingga, Ardi.
“Konfirmasi aje ke kabid ye ( Ardi kabid sda ,” jawab Novrizal menjawab pesan What’s App (WA). ( Sapparudin ).






